Ketahanan Air Global Bisa Dicapai dengan Kolaborasi

Kamis, 13 Jun 2024, 01:09 WIB

JAKARTA - Ketahanan air global dapat dicapai melalui kolaborasi bersama. Kolaborasi tersebut sebagai kunci untuk melestarikan air mulai dari saat ini demi kemakmuran bersama di masa mendatang

"Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan air untuk kemakmuran bersama hanya dapat dicapai melalui kolaborasi bersama dari seluruh pemangku kepentingan," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/6).

Ket. Foto: ANAK PAPUA MENIKMATI AIR BERSIH I Sejumlah anak menikmati air bersih di Kampung Maladuk, Distrik Klasafet, Kabupaten Sorong, Praovinsi Papua Barat Daya, Selasa (11/6). Program Peningkatan Sarana Air Bersih Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (PERI BERDAYA) ini menciptakan inovasi Water Treatment Portable (Wamena) penyediaan air bersih untuk 1.808 Kepala Keluarga (KK) atau 7.232 jiwa di empat kampung pada Distrik Klasafet dan Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. — Sumber: ANTARA/ERLANGGA BREGAS PRAKOSO

Seperti dikutip dari Antara, sebagaimana tertera dalam Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6, akses air bersih dan sanitasi aman untuk semua harus dicapai pada 2030.

Sementara itu, berdasarkan laporan PBB pada 2022 mengenai SDGs, akses untuk layanan air minum aman hanya mencapai 73 persen dari populasi global, dan untuk sanitasi dasar hanya mencapai 57 persen.

"Indonesia telah mencapai 92 persen layanan air minum dan 86 persen layanan sanitasi dasar pada tahun 2023. Meski begitu, masih banyak aksi yang harus dilakukan untuk mencapai target akses air bersih dan sanitasi aman pada 2030," ujar Basuki.

Pesan penting dan krusial yang harus diingat dari UN Water Conference yang menyatakan air untuk kebaikan bersama, dan akses air minum dan sanitasi aman adalah hak manusia yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, harus selalu tersedia dan mudah diakses oleh seluruh populasi.

Aksi Nyata

Basuki kemudian mengajak seluruh yang hadir untuk bersama-sama melakukan kolaborasi aksi nyata yang transformatif demi mencapai tujuan bersama untuk ketahanan air secara global. Dengan tetap berpegang pada prinsip keberlanjutan, kesetaraan, dan keadilan sosial.

"Terima kasih atas seluruh dedikasi dan upaya untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan air. Kita harus berkomitmen untuk memanfaatkan keahlian, sumber daya, dan kemauan politik kolektif kita dalam mengkatalisasi perubahan yang berarti, serta memajukan agenda air global yang sejalan dengan SDGs," kata Basuki.

Menurut Basuki, forum ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk berbagi pengalaman satu sama lain. Semoga melalui forum ini dapat meningkatkan kolaborasi dan kerja sama antar negara dan institusi global.

Sebelumnya deklarasi tingkat menteri Forum Air Dunia (World Water Forum) ke-10 telah disahkan dalam rapat tingkat menteri yang dipimpin Basuki.

"Deklarasi tersebut menyentuh persoalan hak atas akses air minum dan sanitasi yang aman, pentingnya koordinasi dan kolaborasi inklusif, dan memperkuat kebijakan manajemen sumber daya air terintegrasi," ucap Basuki.

Deklarasi tersebut mengesahkan sejumlah usulan Indonesia dalam pengembangan air, yaitu pendirian Centre of Excellence untuk ketahanan air dan iklim, penetapan Hari Danau Sedunia melalui resolusi PBB, dan pengarusutamaan isu pengelolaan air untuk negara-negara berkembang di pulau-pulau kecil.

Selain itu, kompendium aksi konkret World Water Forum ke-10 yang menjadi bagian tak terpisahkan dari deklarasi tersebut turut disahkan. Ia menjelaskan kompendium tersebut mencakup 113 proyek di sektor air dan sanitasi dengan nilai total 9,4 miliar dollar AS atau 149,94 triliun rupiah.

Menteri PUPR mengatakan deklarasi itu disahkan setelah disetujui semua negara peserta serta dengan mengakomodasi masukan terkait penerapan hasil World Water Forum ke-10 pada masa mendatang yang diajukan oleh Republik Kongo dalam rapat tersebut.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.