- Home
-
- Megapolitan
-
- Bogor Masuk 10 Kota Angka ...
Bogor Masuk 10 Kota Angka Penurunan Kekerdilan
Rabu, 12 Jun 2024, 01:40 WIBBOGOR - Kota Bogor masuk ke dalam 10 kota/kabupaten di Jawa Barat yang angka kekerdilan (stunting) -nya turun. "Stunting Kota Bogor turun dari 18,7 persen di tahun lalu menjadi 18,2 persen sekarang," tandas pennjabat Wali Kota Bogor, Hery Antasari, Selasa.
Hery menyampaikan Kota Bogor merupakan satu dari kabupaten/kota di Jawa Barat yang angka prevalensi stuntingnya menurun. "Di Kota Bogor masih ada kasus stunting. Tetapi kita salah satu dari 10 kota di Jawa Barat yang menurun," ujarnya.
Hery menyebutkan ada standar penilaian dalam menghitung angka stunting yaitu Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang menggunakan metode survei. "Ada SKI, dari Kementerian Kesehatan targetnya 18,8 persen. Kita ada di 18,2 persen, artinya sudah mencapai target, bahkan di atas target," ucapnya.
Selain itu, katanya, ada Bulan Penimbangan Bayi di mana dalam standar ini kasus stunting di Kota Bogor berada di angka 2,59 persen. Dengan kata lain memang ada standar dua pengukuran yang terus kita kawal sama-sama. Ya ini sudah disensus, anggap kita sensus kemudian ini survei.
Pemerintah Kota Bogor melakukan langkah-langkah antisipasi dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting di wilayahnya. Ini mulai dari intervensi, hingga inovasi-inovasi. Di antaranya, program 'Penting Lur' (Pemerintah Kota Bogor Peduli Stunting Melalui Telur), 'Batagor' (Ibu Anak Tangguh Kota Bogor), Bunda Peduli Stunting, hingga yang baru diluncurkan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
Menurut Hery, dengan adanya program dan inovasi pencegahan dan penurunan stunting ini dapat menggerakkan ASN Pemkot Bogor. "Tahun lalu kita turun secara otomatis, karena kuncinya akses gizi dan pangan ditingkatkan melalui bantuan pangan," kata Hery
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bantah Isu Ambruk, Menkeu Purbaya Siap Gebrak Konferensi Pers APBN KiTa Rabu Depan
-
Mempercepat Penurunan Prevalensi Stunting di Singkawang Lewat Berbagai Program
-
Polandia Enggan Percepat Penerimaan Ukraina sebagai Anggota UE
-
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Ingatkan Pemudik Jaga Kesehatan dan Keselamatan Saat Perjalanan
-
Kemenperin Tegaskan Manufaktur Indonesia Tak Alami Deindustrialisasi
-
Akhirnya! IHSG Menguat, Pasar Modal RI Tersenyum Lebar
-
Perhatian! Ada Badai Geomagnetik 12-14 November, BMKG Ungkap Tak Berdampak Signifikan di RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.