Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemampuan Tim 'Basmi' TBC Terus Ditingkatkan

📅 Senin, 10 Jun 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemampuan Tim 'Basmi' TBC Terus Ditingkatkan Doc: Istimewa
Ket. Pemeriksaan pasien TBC.

JAKARTA - Agar mampu mencegah penyebaran penyakit, kapasitas tim Barisan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Basmi TBC) Jakarta Utara terus ditingkatkan .

"Kami telah meningkatkan kapasitas tim Basmi TBC dengan serangkaian pelatihan untuk menemukan kasus dan upaya mencegah penyebaran TBC ," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan dr Lysbeth Regina Pandjaitan di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, peningkatan kapasitas ini bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan tim Basmi yang telah dibentuk di enam kecamatan dan 31 kelurahan Kampung Siaga TBC. "Diharapkan tim ini juga mampu mengajarkan masyarakat tentang upaya pencegahan penyebaran di wilayah mereka," tandasnya.

Tim Basmi meliputi perwakilan dari petugas kelurahan, Puskesmas, PKK, kader dan tokoh masyarakat setempat. "Kegiatan pelatihan dimulai dengan identifikasi masalah terkait TBC, perencanaan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi," tuturnya.

Tim ini, lanjutnya melakukan penanganan dengan metode jaring ikan sepat yakni jalin kolaborasi lintas sektor. Mereka akan mampu melakukan skrining, investigasi kontak dan perbaikan gizi. Selanjutnya membentuk kelompok dukungan sebaya, penyehatan lingkungan, pemberian terapi pencegahan dan imunisasi

Sementara itu, pembentukan Kampung Siaga TBC ini bertujuan menciptakan masyarakat yang paham,mampu dan tanggap terhadap penyakit. "Kegiatan kampung Siaga TBC akan dievaluasi tiap bulan oleh Suku Dinas Kesehatan dan juga Wali Kota Jakarta Utara," tambahnya.

Menurut dia, pembentukan Kampung Siaga TBC sesuai dengan Perpres Nomor 67 tahun 2021 yang menyatakan perlunya membentuk desa atau kelurahan Siaga TBC. "Maka Suku Dinas Kesehatan beserta dengan Jajaran pimpinan wali kota membentuk kampung Siaga TBC di 31 kelurahan di Jakarta Utara," tukas Lysbeth.

Sebelumnya, dokter spesialis paru Prof Tjandra Yoga Aditama mengemukakan bahwa Kampung Siaga TBC (Tuberkulosis) yang diinisiasi di 267 Rukun Warga (RW) di Jakarta perlu jejaring kerja dan kader terlatih yang dilatih oleh Puskesmas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.