Partai Berkuasa Berhasil Amankan Koalisi

Jumat, 07 Jun 2024, 02:59 WIB

NEW DELHI - Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Kamis (6/6) bersiap untuk dilantik untuk masa jabatan ketiga setelah hasil pemilu yang sangat ketat memaksa partainya membentuk pemerintahan koalisi.

Partai Bharatiya Janata (BJP) yang merupakan partai nasionalis Hindu pimpinan Modi, yang berkuasa selama satu dekade terakhir dengan mayoritas suara, tadinya mengharapkan kemenangan telak lagi. Namun hasil pemilu enam pekan yang dirilis pada Selasa (4/6) bertentangan denganexit polldimana BJP kehilangan mayoritasnya dan menyebabkan mereka segera melakukan perundingan untuk mengunci koalisi yang memungkinkan mereka untuk memerintah.

Ket. Foto: Aliansi Oposisi l Presiden Partai Kongres India, Mallikarjun Kharga (tengah), berbincang dengan pemimpin Partai Kongres, Sonia Gandhi, usai pertemuan yang berhasil membentuk aliansi oposisi Indian National Developmental Inclusive Alliance (INDIA) di New Delhi pada Rabu (5/6) malam. Setidaknya 24 partai oposisi bergabung dalam aliansi ini. — Sumber: AFP/Money SHARMA

Undangan koalisi disambut Partai Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang pada Rabu (5/6) malam mengumumkan bahwa mereka telah setuju untuk membentuk pemerintahan.

"Kami semua dengan suara bulat memilih Narendra Modi yang dihormati sebagai pemimpin kami," demikian pernyataan aliansi yang dikeluarkan BJP.

Aliansi ini memegang 293 kursi di parlemen, sehingga memberikan mereka kendali atas badan yang mempunyai 543 kursi.

Modi, seorang populis yang telah mendominasi politik India sejak tahun 2014, untuk pertama kalinya akan memimpin sebuah pemerintahan yang bergantung pada dukungan dari sekutu-sekutu regional yang seiring waktu loyalitasnya telah goyah, dan bisa mempersulit agenda reformasi kabinet yang baru.

Sementara itu laporan media India mengatakan Modi akan dilantik sebagai perdana menteri pada Sabtu (8/6).

Modi, 73 tahun, pada Selasa malam bersikeras bahwa hasil pemilu adalah kemenangan yang memastikan dia akan melanjutkan agendanya.

"Masa jabatan ketiga kami akan menjadi salah satu keputusan besar dan negara ini akan menulis babak baru pembangunan," kata Modi di hadapan kerumunan pendukungnya di Ibu Kota New Delhi setelah kemenangannya.

Sikap Oposisi

Sedangkan Presiden Partai Kongres, Mallikarjun Kharga, mengatakan hasil pemilu tersebut adalah pemungutan suara yang menentang Modi serta substansi dan gaya politiknya.

"Ini merupakan kerugian politik yang sangat besar bagi dia secara pribadi, selain juga merupakan kekalahan moral," kata Kharga kepada para pemimpin partai pada pertemuan aliansi oposisi.

Sementara itu para pemimpin aliansi INDIA yang terdiri dari setidaknya 24 partai oposisi, pada Rabu (5/6), bertemu di kediaman Kharga di New Delhi, di mana mereka melangsungkan diskusi untuk memperkuat aliansi oposisi tersebut.

"Blok INDIA akan terus berjuang melawan pemerintahan fasis BJP, yang dipimpin oleh Modi," kata Kharga kepada para wartawan setelah pertemuan tersebut. "Kami akan mengambil langkah-langkah yang tepat pada waktu yang tepat untuk mewujudkan keinginan rakyat untuk tidak diperintah oleh pemerintahan BJP," imbuh dia. AFP/ST/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.