Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Muhadjir Sebut Kunci Penurunan 'Stunting' Ada pada Ibu

28 Rabu, 05 Jun 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Muhadjir Sebut Kunci Penurunan 'Stunting' Ada pada Ibu Muhadjir Sebut Kunci Penurunan 'Stunting' Ada pada Ibu Doc: kemenkopmk.go.id
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyebut kunci penurunanstuntingada pada ibu. Hal itu ia kemukakan saat meninjau pelaksanaan pengukuran dan intervensi serentak penurunanstuntingdi pos pelayanan terpadu Villa Taman Kartini (Posyandu Vitaka), Kelurahan Margahayu, Kota Bekasi, Senin (3/6).

"Stuntingkuncinya di ibu, semua hanya membantu. Kuncinya di masing-masing ibu, biar dibantu bagaimanapun, kalau ibunya tidak peduli pada anaknya, tidak akan berhasil," ujar Muhadjir.

Menko PMK juga meminta kepada para ibu apabila timbangan anak turun untuk segera datang ke posyandu. "Jangan menunggu didatangi (kader posyandu), harus ada kesadaran sendiri dari ibu," kata dia.

Muhadjir juga berpesan kepada kelurahan dan kecamatan agar mengecek betul kondisi gizi balitanya. "Pastikan gizi yang diberikan kepada anak tersedia," ucap dia.

Menko PMK juga mengemukakan ada empat hal penting perlu diperhatikan agar anak menjadi generasi yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Yang pertama, sehat, biar pintar kalau tidak sehat percuma, dan kalau sudahstunting, enggak bisa dipulihkan. Yang kedua, cerdas, lalu kuat, dan selalu berikan makanan bergizi, utamanya protein hewani, tempe bagus, tetapi lebih baik telur atau ikan," tutur dia.

Sementara itu ketua Posyandu Villa Taman Kartini Bekasi, Tri Ambarwati, mengemukakan bahwa hingga Juni 2024 ada 82 balita, dua calon pengantin, tiga ibu hamil, tiga balita kurang gizi, dan satu anakstuntingyang diintervensi.

"Khusus hari ini yang datang ada 53 balita, lainnya itu kita sweeping (susur) untuk diukur dan diberikan makanan tambahan," ujar dia.

Tri juga menyampaikan salah satu inovasi yang dilakukan Posyandu Vitaka yakni Mak Banting atau Makanan Bergizi AtasiStunting.

Untuk diketahui, pemerintah menargetkan penurunanstunting14 persen berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan PenurunanStunting. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Rentan Terkoreksi - 28 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...
Olahraga
Hasil Piala Liga: Arsenal K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Indonesia Akan Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah untuk Impor Langsung

Indonesia Akan Bangun Fasilitas Penyimpanan Minyak Mentah untuk Impor Langsung

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.