Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penyimpangan, Operator PPDB 2024 Tandatangani Pakta Integritas

📅 Rabu, 29 Mei 2024, 06:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penyimpangan, Operator PPDB 2024 Tandatangani Pakta Integritas Doc: ANTARA/Istimewa
Ket. Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin menyaksikan perwakilan operator PPDB 2024 menandatangani pakta integritas di SMA Negeri 8 Bandung, Selasa (28/5/2024).

Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menegaskan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 harus berlangsung bersih dan transparan, terlebih operator yang menjadi pelaksana PPDBjuga menandatangani pakta integritas.

Pakta integritas tersebut ditandatangani oleh operator PPDB 2024, setelah sebelumnya penandatanganan pakta integritas juga dilakukan oleh Forkopimda Jabar, Kepala Dinas Pendidikan, kantor cabang dinas (KCD) pendidikan, hingga kepala sekolah.

"Saya menyambut baik penandatanganan pakta integritas ini. Apalagi Pak Ade walaupun hanya Plh, beliau menandatangani. Berarti kalau ada apa-apa, beliau dicabut yang mana? Dua-duanya, sebagai Plh-nya dan sebagai definitif Kasatpol PP-nya," kata Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin usai menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas PPDB Jawa Barat 2024 Hingga Tingkat Operator di SMA Negeri 8 Bandung, Selasa (28/5).

Menurutnya, komitmen dari semua pihak dan level ini menjadi dorongan agar penyelenggaraan PPDB berlangsung bersih, transparan dan betul-betul sesuai aturan.

Karena itu, setelah launching PPDB 2024 pada 3 Juni mendatang, jika masih ditemukan kecurangan atau praktik jual beli kursi, Bey meminta masyarakat untuk melapor.

"Silahkan teman-teman, kalau ada yang tahu. Satu kursi berapa juta, laporkan pada kami. Kami akan tindak tegas. Kami juga kerja sama dengan Saber Pungli, kalau ada titip-titip," ucapnya.

Bey menegaskan proses pendaftaran PPDB 2024 sendiri akan memakai saluran aplikasi SapaWarga dan tidak memberikan peluang pada jalur ilegal.

"Hanya satu, melalui SapaWarga. Tidak ada jalur lain, bukan jalur tiba-tiba masuk situ," katanya.

Guna menampung laporan terkait PPDB, pihaknya juga menyiapkan tim verifikasi laporan masyarakat. Bey menjanjikan laporan terkait kecurangan PPDB akan ditanggapi dan direspon dengan cepat.

"Ada tim verifikasi. Aduan masyarakat akan kami tanggapi dan respon sangat cepat," ujar Bey.

Bey berharap PPDB 2024 berlangsung bersih tak hanya di Kota Bandung melainkan di kabupaten/kota lain yang ada di Jawa Barat, dan modus siswa titipan lewat orang dalam tidak boleh terjadi di PPDB 2024 ini.

"Lapor kepada kami kalau ada. Punya teman misal ada keluhan dari KCD, sekolah ada yang maksa. Lapor ke kami. Tulis aja di media. Kita ingin transparan betul," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.