Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Selesaikan Pengembangan Rudal dengan Jarak Tembak 60 Km

📅 Minggu, 26 Mei 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel Selesaikan Pengembangan Rudal dengan Jarak Tembak 60 Km Doc: ANTARA/Xinhua/Wang Jingqiang
Ket. Ilustrasi - Seorang petugas pameran menerangkan produk kepada para personel militer pada Pameran Pertahanan dan Keamanan Korea Selatan di Goyang, Provinsi Gyeonggi, Korsel, 18 November 2020.

Seoul - Korea Selatan telah menyelesaikan pengembangan sistem Rudal Permukaan-ke-Udara (L-SAM) yang dirancang untuk menembak jatuh sasaran yang datang pada ketinggian 50-60 kilometer.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh badan pengadaan senjata negara pada Sabtu yang menandai sebuah langkah besar dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara militer.

Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) menilai L-SAM cocok untuk tempur karena memenuhi persyaratan teknis militer.

Dengan selesainya pengembangannya, L-SAM diharapkan mulai diproduksi tahun depan dan mulai beroperasi pada tahun 2028.

Setelah dikerahkan, L-SAM diprediksi mampu memainkan peran penting dalam perisai rudal berlapis-lapis negara tersebut, yang disebut Pertahanan Udara dan Rudal Korea.

Militer Korea Selatan saat ini mengoperasikan sistem Rudal Permukaan-ke-Udara Jarak Menengah buatan dalam negeri dan sistem Patriot Advanced Capability-3 A.S untuk mencegat rudal yang masuk pada ketinggian yang lebih rendah daripada L-SAM.

Selama ini Korea Selatan mengandalkan sistem terminal pertahanan area ketinggian tinggi milik Pasukan AS di Korea untuk sasaran di ketinggian yang lebih tinggi. Sistem tersebut dapat bertahan melawan ancaman tingkat atas di ketinggian 40-150 km.

Militer saat ini juga sedang mengembangkan L-SAM versi Blok-II yang dirancang untuk mencegat target pada ketinggian yang lebih tinggi dari yang sudah dimiliki oleh negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.