Negara-negara Masih Berusaha Capai Kesepakatan Penanganan Pandemi

Sabtu, 25 Mei 2024, 00:59 WIB

JENEWA - Negara-negara yang berusaha untuk mencapai kesepakatan global mengenai penanganan pandemi di masa depan, pada hari Jumat (23/5), berharap untuk mencapai kesepakatan setelah berminggu-minggu melihat kemajuan dalam perundingan yang melelahkan.

Setelah melewati beberapa tenggat waktu sebelumnya, penghentian pertemuan tahunan 194 negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) pada minggu depan kini sudah terlihat jelas.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Terpukul oleh kehancuran yang disebabkan oleh Covid-19, yang telah menewaskan jutaan orang, menghancurkan perekonomian, dan melumpuhkan sistem kesehatan, negara-negara anggota WHO telah menghabiskan waktu dua tahun untuk berupaya mewujudkan komitmen yang mengikat mengenai pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons terhadap pandemi ini.

Dikutip dari Yahoo News, biro yang memimpin perundingan harus melapor kembali ke Majelis Kesehatan Dunia WHO, terlepas dari apakah mereka memiliki naskah final untuk dipertimbangkan oleh majelis atau tidak.

Di tengah saling bertukar pikiran dan penyelesaian pada pukul 03.00 dalam beberapa minggu terakhir, perundingan telah menemukan momentum. Namun, dengan masih banyak hal yang harus diselesaikan, memecahkan kebuntuan yang tersisa pada akhir hari Jumat tampaknya merupakan sebuah upaya yang sulit.

"Fakta bahwa kita masih mencapai kemajuan menunjukkan bahwa masyarakat bersedia untuk melakukan upaya lebih lanjut. Ada perasaan meskipun kita tidak dapat mencapai kesimpulan, kita akan mencapai Majelis Kesehatan Dunia dengan sesuatu yang ringkas," kata salah satu duta besar yang ikut dalam pembicaraan tersebut.

Dibahas Tertutup

Pembicaraan tersebut diadakan secara tertutup di kantor pusat WHO di Jenewa. Salah satu sumber di ruangan tersebut mengatakan para perunding optimistis dan dapat melihat garis akhir serta cara untuk mencapainya.

"Suasana di dalam ruangan. Anda melihatnya, Anda merasakannya, orang-orang ingin melanjutkan ke hal berikutnya," kata sumber tersebut.

Namun, kelompok masyarakat sipil yang mengikuti pembicaraan dari luar ruang pertemuan tampak kurang yakin. "Mereka sedang bernegosiasi dengan antusias berjuang untuk mencapai kesimpulan yang cepat, tetapi hal itu tidak terjadi," kata Gopakumar, peneliti senior di Third World Network.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.