Rupiah Melemah 0,28 Persen Sepekan Ini
Jumat, 24 Mei 2024, 09:41 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah dalam sepekan ini. Dalam pekan pendek perdagangan karena libur panjang akhir pekan ini, pergerakan rupiah dipengaruhi sikap investor yang terus menanti petunjuk baru bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed terkait waktu pemangkasa suku bunga acuan (FFR).
Sepanjang 20-22 Mei lalu, kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank cenderung melemah 40 poin atau 0,28 persen dari penutupan pada 17 Mei lalu menjadi 15.995 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Rabu (22/5), ditutup menguat empat poin atau 0,02 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.995 rupiah per dollar AS. Hal itu terjadi setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan untuk menahan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 6,25 persen pada hasil Rapat Dewan Gubernur BI Mei 2024.
"BI mempertahankan suku bunganya pada angka 6,25 persen seiring upaya BI menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede di Jakarta.
Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21-22 Mei 2024, BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 6,25 persen.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Libur Sekolah 2026: Eminence Global Rilis Paket Edukatif Seru di Puncak dan Lembang
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
Ragunan Dipadati Wisatawan Berbagai Daerah Saat Libur Panjang
-
YKI Ingatkan Bahaya Vape pada Remaja, Banyak Orang Tua Tak Sadar Anak Terpapar Nikotin
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Kampanye Hidup Sehat bagi Masyarakat di Ambon
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.