WWF Bali, Ketua DPR RI Singgung Peningkatan Belanja Militer

Senin, 20 Mei 2024, 10:41 WIB

BADUNG - Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung peningkatan belanja militer ketika membahas kesalahan alokasi atau misalokasi sumber daya dalam sesi Konferensi Tingkat Tinggi di World Water Forum Ke-10 di Bali.

"Studi terbaru menunjukkan peningkatan signifikan belanja militer hingga mencapai 2,4 triliun dollar AS pada 2023. Jumlah itu mencapai 2,3 persen PDB global," kata Puan Maharani pada High Level Meeting World Water Forum ke-10, di Nusa Dua, Bali, Senin (20/5).

Data tersebut selaras dengan data terbaru yang dirilis lembaga internasional Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), dengan Amerika Serikat, Tiongkok, dan Russia menjadi tiga negara dengan belanja militer terbesar pada 2023.

Sedangkan, ujar Puan melanjutkan, pada saat yang sama, pengeluaran sektor air di negara berkembang dan negara miskin hanya 0,5 persen dari PDB negara-negara tersebut.

Menurut Puan, ketimpangan pendanaan tersebut sangatlah kontradiktif dengan kebutuhan dunia.

Saat ini, kata Puan lagi, dunia sedang dihadapkan kepada ancaman luar biasa, seperti ancaman-ancaman bencana alam yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan kelangkaan air.

Puan menyayangkan perhatian masyarakat internasional yang lebih fokus pada isu-isu geopolitik, persaingan kekuatan, serta kompetisi ekonomi. Padahal, terdapat isu mengenai ketahanan air yang penting untuk diatasi.

"Nampaknya, kita terjebak dalam kondisi misalokasi sumber daya," kata Puan.

Oleh karena itu, ia berpandangan, jika parlemen dan pemerintah mampu meningkatkan pendanaan untuk pengadaan air bersih, maka persoalan kelangkaan air dapat diselesaikan secara signifikan.

"Parlemen dengan teguh mendukung berbagai inisiatif air dan melakukan realokasi sumber daya untuk ketahanan air," kata Puan.

Sebagai salah satu bentuk keseriusan parlemen dalam mendukung inisiatif air, DPR menggelar Parliamentary Meeting on The Occasion of The 10th World Water Forum yang akan membahas 4 isu substantif.

Adapun keempat isu tersebut, yakni "Access to water and sanitation: A deal-breaker for achieving sustainable development"; "Innovative practices for inclusive and equitable access to water"; "Water at the heart of climate action"; serta "Water diplomacy, cooperation and science for peace".

"Pemerintah dan parlemen memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengubah kondisi kelangkaan air menjadi ketahanan air," kata Puan Maharani.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.