• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • OpenAI Ditinggal Pendiri C...

OpenAI Ditinggal Pendiri ChatGPT! Mark Zuckerberg Culik Otak di Balik ChatGPT, Meta Siap Saingi Otak GPT?

Rabu, 30 Jul 2025, 10:13 WIB

JAKARTA - Dunia teknologi kembali diguncang manuver besar Mark Zuckerberg! CEO Meta ini resmi merekrut salah satu otak jenius di balik pengembangan ChatGPT, Shengjia Zhao untuk memimpin proyek ambisiusnya di Meta Superintelligence Labs, divisi baru yang dirancang khusus untuk mengejar dominasi yang medan pertempuran kecerdasan buatan (AI).

Zhao, yang dikenal sebagai tokoh penting dalam pengembangan berbagai model AI terdepan di OpenAI, termasuk GPT-4, GPT-4.1, o3, dan mini, kini resmi bergabung sebagai Kepala Ilmuwan Meta Superintelligence Labs. 

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Zhao memang sudah muncul dalam memo Meta sejak Juni 2025, namun baru terungkap ia ikut mendirikan lab ini sejak hari pertama.

Tak main-main, Meta menggelontorkan dana lebih dari USD 14 miliar ke startup AI, Scale AI, hanya dalam beberapa pekan terakhir, sebuah langkah besar yang menjadi bagian dari misi Zuckerberg membentuk pasukan AI masa depan. 

Di sisi lain, Meta juga berencana menggelontorkan ratusan miliar dolar untuk infrastruktur komputasi AI dalam beberapa tahun ke depan.

Shengjia Zhao akan bekerja langsung bersama Mark Zuckerberg dan Alexander Wang, mantan CEO Scale AI, yang kini menjabat sebagai Chief AI Officer Meta. Zuck tak pelit pujian.

“Shengjia telah memelopori banyak terobosan besar dalam dunia AI, termasuk paradigma penskalaan baru. Dia adalah pemimpin sejati di bidangnya,” tulisnya dengan penuh antusiasme.

Langkah ini menandai babak baru dalam perang AI global antara raksasa teknologi seperti Meta, OpenAI, dan Google. Dengan Zhao di dalam barisan Meta, peluang mereka untuk mengembangkan model AI yang bisa menyaingi, bahkan melampaui ChatGPT kini semakin terbuka lebar.

Yang menarik, Zhao sebelumnya juga terlibat dalam pengembangan data sintetis, aspek penting dalam pelatihan model AI mutakhir. 

Peran barunya di Meta diyakini akan mempercepat lahirnya kecerdasan buatan tingkat tinggi yang bisa mengubah wajah dunia digital secara dramatis.

Zuckerberg pun menutup pengumuman ini dengan nada optimis, “Beberapa tahun ke depan akan sangat menarik!”

Jika ini benar-benar menjadi awal kebangkitan AI super Meta, maka bersiaplah, karena era dominasi OpenAI bisa saja tinggal menghitung hari.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.