Atlet Panjang Tebing Putra Indonesia Veddriq Leonardo Sabet Emas dalam Kualifikasi Olimpiade di Tiongkok
Minggu, 19 Mei 2024, 01:00 WIBJakarta - Altet panjat tebingspeedputra Indonesia Veddriq Leonardo berhasil meraih medali emas pada kejuaraan IFSC Climbing Olimpic Qualifier di Shanghai, Tiongkok, yang merupakan sesi kualifikasi menuju Olimpiade Paris 2024.
"Selamat untuk Veddriq Leonardo peraih medali emas di kategorispeeddengan catatan waktu 4.83 detik," demikian keterangan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sebagaimana dipantau melalui akun instagram: #fpti_official di Jakarta, Sabtu.
Leonardo berhasil mengungguli lawan asal Tiongkok Wu Peng yang finis di peringkat dua dengan catatan waktu 4,88 detik atau hanya berselisih waktu 0,05 detik.
Persaingan ketat antara kedua atlet mulai muncul pada babak sebelumnya dengan catatan waktu Leonardo 4,95 detik (peringkat dua), sedangkan Wu Peng finis di peringkat satu dengan catatan waktu 4,94 detik.
Leonardo berhasil memperbaiki performa pada babak selanjutnya hingga mengungguli tuan rumah dengan finis pada peringkat satu.
FPTI melaporkan, selain Leonardo, prestasi gemilang juga berhasil ditorehkan atletspeedputri Rajiah Salsabillah yang meraih medali perak dengan catatan waktu 6,75 detik.
Sebelumnya, Sekjen FPTI Herry Heryawan mengatakan, kejuaraan panjat tebing seri Shanghai masuk dalam sesi kualifikasi Olimpiade sehingga pemenang podium akan secara otomatis masuk dalam daftar atlet yang akan bertarung pada Olimpiade Paris.
Meski demikian, FPTI belum mengumumkan tambahan atlet yang berhasil mengantongi tiket ke Olimpiade Paris 2024 melalui sesi kualifikasi di Shanghai.
Saat ini, sudah dua atlet panjat tebing yang telah mengantongi tiket berkompetisi pada ajang olahraga tertinggi dunia di Paris yaitu Desak Made Rita Kusuma Dewi nomorspeedputri dan Rahmat Adi Mulyono pada nomorspeedputra.
- Indonesia
- Tiongkok
- atlet
- Medali Emas
- Olimpiade
- Atlet Panjat Tebing
- Panjat Tebing
- kualifikasi
- Veddriq Leonardo
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Analis Intelejen Sebut Strategi Baru AS Lewat NATO Bidik 'Poros Otokratis' dan Gerus Kekuatan Russia–Tiongkok dan Iran
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
Membangun Jakarta semakin Inklusif untuk Disabilitas
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
BPOM Pasang Standar Tinggi, Pangan KDKMP Wajib Aman dan Bermutu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.