Warga Diminta Waspadai Potensi Banjir Akibat Luapan Sungai Kapuas

Rabu, 15 Mei 2024, 12:30 WIB

Kapuas Hulu - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan mengingatkan agar masyarakat Kapuas untuk waspada potensi terjadinya banjir dan tanah longsor yang karena intensitas curah hujan tinggi mengakibatkan debit air Sungai Kapuas meluap.

"Saat ini kondisi debit air di hulu Sungai Kapuas, daerah Bungan, Kecamatan Putussibau Selatan, sedang naik dan berpotensi terjadi banjir di sejumlah dataran rendah, khususnya daerah pesisir Sungai Kapuas," kata Gunawan kepada ANTARA di Putussibau, Kalimantan Barat, Rabu.

Gunawan mengatakan berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa masih adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, sehingga masyarakat diminta waspada ketika melakukan aktivitas di tempat rawan terjadinya banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor.

Ia menyebutkan ada beberapa kecamatan yang rawan banjir seperti Kecamatan Putussibau Selatan di Desa Tanjung Jati dan Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, daerah Mendalam, Samus, Sibau, Mupa, hingga daerah perkotaan seperti di Dogom dan Kampung Prajurit.

Sedangkan daerah bantaran Sungai Kapuas seperti di Kecamatan Bika, Embaloh Hilir, Bunut Hilir, Jongkong, Selimbau, Suhaid, Silat Hilir, dan Silat Hulu.

"Ada juga beberapa daerah rawan banjir di daerah Lintas Selatan seperti di Bunut Hulu, Mentebah, Kalis, Tepuai, Boyan Tanjung dan Pengkadan," ucap Gunawan.

Menurut Gunawan, ketika terjadi banjir masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, mengamankan barang atau dokumen berharga, serta mengutamakan keselamatan jiwa, menyediakan stok makanan, menghindari aliran listrik yang berpotensi membahayakan, serta waspada gigit hewan atau pun serangga, dan menjaga kesehatan.

Selain itu, lanjutnya, kepada para camat dan kepala desa agar selalu melaporkan atau menyampaikan informasi terkait perkembangan bencana alam di wilayahnya masing-masing.

Laporan perkembangan bencana alam tersebut nantinya akan sampaikan ke pimpinan untuk mempermudah pengambilan langkah-langkah penanganan yang melibatkan sejumlah pihak terkait.

"Kami akan terus melakukan monitoring perkembangan bencana alam, kita berdoa mudah-mudahan tidak terjadi banjir besar," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.