BNPB Sebut Ratusan Korban Banjir di Sulawesi Utara Mengungungsi Mandiri
Sabtu, 11 Mei 2024, 00:17 WIBJakarta - Pimpinan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ratusan korban banjir di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara memilih untuk mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat terdekat.
"Setidaknya saat ini tercatat ada 126 jiwa yang memilih mengungsi mandiri itu," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam laporan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Tim Pusdalops BNPB mencatat para pengungsi itu merupakan bagian dari total sebanyak 883 keluarga yang terdampak banjir sejak Kamis (9/5) malam.
Menurut dia, ratusan korban itu merasa khawatir air belum surut dan ada potensi terjadi banjir susulan sehingga memilih untuk mengungsi secara mandiri. Mereka bergotong royong meninggalkan rumahnya masing-masing dan mengangkut kendaraan menggunakan rakit dari kayu dan bambu.
Sementara pihaknya mengkonfirmasi untuk ratusan korban yang lainnya dilaporkan memilih menetap sambil untuk menunggu sampai genangan banjir benar-benar surut.
BNPB mencatat kondisi demikian terpantau di beberapa wilayah Desa Tambakua, Polora, Paka Indah, Desa Puuwanggudu, Wanggudu, Amorome, Tapuwaru, Desa Loronangaz dan Desa Rapuema di Kecamatan Molawe.
Terlepas dari situ, ia menyebutkan, tim gabungan sudah bersiaga di lokasi terdampak banjir untuk meringankan beban para korban. Sekaligus pula memastikan semua kebutuhan pokok dan kesehatan para korban selama masa darurat bencana itu akan dijamin oleh pemerintah.
"BPBD Kabupaten Konawe Utara bersama TNI dan Polri sudah berkoordinasi guna melakukan pendataan dan penanganan selanjutnya," ujarnya, seraya menyampaikan dalam peristiwa ini total ada satu unit jembatan dan 450,2 hektare lahan pertanian dan perkebunan terancam rusak setelah teredam banjir dengan ketinggian muka air 50 centimeter - 1,3 meter.
- BNPB
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Sulawesi Utara (Sulut)
- Warga Mengungsi
- korban banjir
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BNPB Gelar Rakortek PB 2026, Dorong Penguatan Penanganan Bencana Nasional
-
Waito Wongateleng Resmi Jabat Wakajati Jateng, Gantikan Erich Folanda
-
Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam
-
Pascagempa M7,7 di NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Segera ke Wilayah Terdampak
-
Evakuasi warga terjebak karhutla di Palangka Raya
-
Flu Burung Akhirnya Jebol Benteng Pertahanan Terakhir Tasmania
-
Siap Tempur, Gelandang Marc Klok Antusias Jalani Latihan Bersama Persib Bandung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.