- Home
-
- Luar Negeri
-
- Swiss Army Menghilangkan B...
Swiss Army Menghilangkan Bagian Bilah Pisau karena Peraturan Senjata Global Diperketat
Rabu, 08 Mei 2024, 00:08 WIBZURICH - Pisau Swiss Army, alat lipat ikonik berusia lebih dari satu abad yang digunakan olehtentara dan bahkan astronot, segera tersedia tanpa bilah pisau.
Dikutip dari The Straits Times, Victorinox, perusahaan di balik produk Swiss tersebut, pada Senin (6/5), mengatakan, harus menanggapi peraturan yang lebih ketat seputar senjata di seluruh dunia.
CEO Victorinox, Carl Eisner, kepada surat kabar Blick sebagai gantinya, pihaknya berencana menambahkan alat untuk pengendara sepeda dan fungsi lainnya ke gadget yang biasanya juga dilengkapi gunting dan pembuka botol.
"Kami prihatin dengan meningkatnya peraturan penggunaan pisau akibat kekerasan yang terjadi di dunia," kata Elsener, mengutip undang-undang di Inggris dan negara-negara Asia yang mengizinkan membawa pisau hanya untuk bekerja atau beraktivitas di luar ruangan.
"Di beberapa pasar, bilahnya menciptakan gambaran sebuah senjata."
Pada tahun 2023, seorang pria di Osaka yang membawa pisau Victorinox di sakunya didenda, karena dianggap membawa benda berbahaya.
Di Swiss, usulan revisi kecil terhadap peraturan senjata pada tahun 2016 mendorong Anggota Parlemen bertanya, "Apakah pisau Swiss Army yang terkenal akan dilarang?".
"Meningkatnya regulasi pisau di berbagai negara merupakan tantangan besar bagi perusahaan," kata juru bicara perusahaan kepada Bloomberg News, membenarkan laporan Blick.
Pisau saku Victorinox menjadi terkenal ketika tentara Amerika Serikat membawanya pulang sebagai oleh-oleh setelah Perang Dunia II.
Perusahaan ini telah berproduksi di Swiss sejak tahun 1897, memasok gadget ke tentara Swiss dan Badan Penerbangan dan Antariksa. AS.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.