Antisipasi Jatuh Korban, BPBD Bantul Masih Berlakukan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi
Rabu, 08 Mei 2024, 21:30 WIBBantul - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta masih memberlakukan status siaga darurat bencana hidrometeorologi meskipun sebagian wilayah di Provinsi DIY sudah memasuki musim kemarau.
"Siaga bencana masih berlaku, karena kami masih tetap waspada bila nanti ada cuaca ekstrem yang tiba-tiba datang pada saat musim peralihan dari hujan ke kemarau ini," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Rabu.
Menurut dia, kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem masih dilakukan mengingat di wilayah lain seperti wilayah Sumatera Selatan yang diguyur hujan deras selama hampir 10 jam mengakibatkan wilayah tersebut banjir.
"Untuk kewaspadaan, sampai saat ini kami dari Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) memantau situasi cuaca lewat update BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), sehingga apabila ada peringatan dini, kami teruskan ke masyarakat," katanya.
Dia juga mengatakan potensi dampak dari cuaca ekstrem pada musim peralihan dari hujan ke kemarau ini di antaranya hujan deras yang disertai angin kencang, dan mengakibatkan pohon tumbang.
"Dan sepertinya sampai dengan bulan Mei ini peralihan ke musim hujan. Kami juga selalu berkomunikasi antara Pusdalops dengan sektor-sektor Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan), juga dengan 37 pos banjir dan longsor," katanya.
Meski demikian, kata dia, pihaknya juga selalu mengimbau masyarakat Bantul khususnya yang tinggal di daerah rawan untuk selalu memantau informasi cuaca melalui media media terpercaya seperti BMKG, BPBD dan lain lain.
"Dan juga selalu berkoordinasi dengan forum pengurangan risiko bencana (FPRB) kelurahan maupun kecamatan untuk siap siaga menghadapi dampak cuaca ekstrem," katanya.
- Bencana Alam
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
- Bantul
- Darurat
- BPBD
- Antisipasi
- Siaga
- Jatuh
- Korban
- Bencana Hidrometeorologi
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BNPB: 1.730 Bencana Melanda Indonesia hingga September 2026
-
Tambang Emas Ilegal di Dongi Dongi Sulawesi Tengah Longsor, Tidak Ada Korban Jiwa
-
Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Percepat Normalisasi Sungai dan Saluran Air
-
Borong 6 Medali Sekaligus, Unhas Sabet Gelar Juara Umum KKMN ke-14
-
Perhatian! BMKG Ingatkan Pemda dan Warga Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi November-Desember
-
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Tuai Sorotan, Buruh Desak Kepentingannya Diakomodasi
-
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.