Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Radikalisme dan Terorisme adalah Musuh Bersama

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 10:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Radikalisme dan Terorisme adalah Musuh Bersama Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Bambang Suharyono, Minggu (5/5/2024).

TERNATE - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) rutin melaksanakan sosialisasi terkait bahaya terorisme dan radikalisme kepada masyarakat Maluku Utara khususnya Kota Ternate, karena menjadi musuh bersama.

Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Bambang Suharyono di Ternate, Minggu (5/5), menjelaskan bahwa Polda Maluku Utara dalam hal ini Direktorat Binmas terus melaksanakan sosialisasi tentang bahaya terorisme dan radikalisme di beberapa tempat seperti halnya yang dilaksanakan di Yayasan El-Mira dan Pondok Pesantren Darul Fallah Kota Ternate.

Menurutnya, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang penanggulangan terorisme dan radikalisme serta menekankan pentingnya kepedulian dan kerja sama masyarakat dalam mencegah aksi terorisme yang dapat merusak keamanan dan ketertiban.

Dia menjelaskan bahwa paham radikalisme, terorisme dan intoleran dapat mendoktrin pola pikir ke perbuatan ekstrem, oleh karena itu kita harus bersama-sama memerangi hal tersebut.

"Mari kita bersama-sama memerangi paham radikalisme, terorisme dan perilaku intoleran," ujarnya.

Polda Maluku Utara telah dan akan terus melaksanakan sosialisasi baik itu terkait bahaya radikalisme dan terorisme, bijak dalam menggunakan media sosial serta mewujudkan Pilkada aman dan damai tanpa berita bohong dan ujaran kebencian.

Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Polda Maluku Utara dan jajaran merupakan upaya kontra radikal dalam mencegah paham radikalisme dan separatisme, oleh karena itu perlu kerja sama dan sinergisitas semua pihak dalam mencegah paham-paham radikal yang dilarang ini.

Dalam mencegah kegiatan terorisme perlu adanya peran dari seluruh elemen masyarakat mulai dari pemangku kepentingan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para orang tua dalam hal memberikan pengawasan terhadap perilaku anak-anaknya dalam kehidupan sehari-hari.

"Selain itu, insan pers sangat berperan penting dalam hal memberikan pemahaman dan sosialisasi dalam konteks pemberitaan terkait bahaya radikalisme," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.