- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bangladesh Catat Suhu Tert...
Bangladesh Catat Suhu Tertinggi dalam 35 Tahun Terakhir Capai 43,8 Derajat Celsius
Jumat, 03 Mei 2024, 00:00 WIBDHAKA - Bangladesh mencatatkan rekor suhu ekstrem tahun ini saat gelombang panas melanda sebagian besar wilayah di negara Asia Selatan itu.
Temperatur di Distrik Jessore, Bangladesh barat daya, naik menjadi 43,8 derajat Celsius pada Selasa (30/4), yang merupakan rekor tertinggi sejak 1989, menurut Departemen Meteorologi Bangladesh (Bangladesh Meteorological Department/BMD).
Seperti dikutip dari Antara, suhu di Dhaka naik menjadi 40,5 derajat Celsius selama dua hari berturut-turut pada Selasa. Menurut data BMD, suhu maksimum di Dhaka telah mencapai 40 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.
Pada 16 April tahun lalu, Dhaka mencatatkan suhu tinggi mencapai 40,6 derajat Celsius. Ini merupakan suhu tertinggi yang pernah tercatat di ibu kota Bangladesh tersebut dalam 58 tahun terakhir.
Dalam seminggu terakhir di Bangladesh, sedikitnya sepuluh orang termasuk delapan pria dan dua wanita meninggal dunia akibat cuaca panas yang menyengat, demikian konfirmasi pemerintah negara tersebut pada Selasa, seraya menyoroti dampak dari kondisi cuaca panas yang beruntun.
Sekolah Ditutup
Bangladesh sedang menghadapi salah satu gelombang panas yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai respons, pemerintah memerintahkan penutupan sekolah-sekolah dasar dan menengah hingga Kamis (2/5).
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena udara panas yang melanda Indonesia beberapa hari terakhir bukan merupakan gelombang panas atau heatwave.
"Jika ditinjau secara karakteristik fenomena, maupun secara indikator statistik pengamatan suhu kita tidak termasuk ke dalam kategori heatwave, karena tidak memenuhi persyaratan sebagai gelombang panas," kata Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto.
Ia menjelaskan, merujuk pada data rekapitulasi meteorologi BMKG selama 24 jam terakhir suhu sebagian besar wilayah Indonesia cukup meningkat sebesar lima derajat di atas suhu rata-rata maksimum harian, dan sudah bertahan sekitar lebih dari lima hari.
Peningkatan suhu tersebut teramati melanda mulai dari Jayapura, Papua (35,6 Celsius), Surabaya, Jawa Timur (35,4 Celsius), Palangka Raya, Kalimantan Tengah (35,3 Celsius), Pekanbaru- Melawi, Kalimantan Barat- Sabang, Aceh dan DKI Jakarta (34,4 Celsius).
Namun, ia menyatakan peningkatan suhu itu tidak sama dengan apa yang dialami sejumlah negara Asia lain, seperti Myanmar, Thailand, India, Bangladesh, Nepal, dan Tongkok.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Kejagung Periksa Jajaran Kejari Karo
-
Angkasa Pura Indonesia dan AirNav Pastikan Operasional Bandara Soetta Tetap Terkendali Saat Cuaca Buruk
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
Masuki Pancaroba, BMKG Minta Warga Bandung Raya Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana Alam
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
Asik, Kini Ratusan Pramuwisata Kalbar Terima Tip via QRIS GoPay Merchant
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.