Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mental Lulusan SMK Harus Diperkuat

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Mental Lulusan SMK Harus Diperkuat Doc: Koran Jakarta/M Fachri
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyebut, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus memiliki mental yang kuat. Menurutnya, pembelajaran di SMK saat ini belum menyentuh ranah pembentukan mental siswa dengan optimal.

"Saya melihat pendidikan terutama di SMK sekarang ini terlalu bergerak di knowledge dan skill based, tetapi dari sisi mental itu belum disiapkan dengan baik," ujar Muhadjir, dalam acara Gelar Karya Revolusi Mental, di Jakarta, Selasa (30/4).

Dia menerangkan, hal tersebut penting untuk mempercepat penyerapan lulusan SMK dalam pasar kerja. Menurutnya, mental yang kuat membuat lulusan dapat optimal dalam bekerja.

"Nanti dia akan bisa fokus di dalam pekerjaannya. walaupun terampil atau kecakapannya tinggi, tanpa ada bekal pembentukan mental yang baik itu akan sia-sia," jelasnya.

Reorientasi Program

Muhadjir menambahkan, SMK juga perlu untuk mereorientasi program-program agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, penyesuaian tersebut lebih penting untuk fokus pada kebutuhan tenaga kerja lokal domestik.

Dia menambahkan, pemerintah daerah perlu juga membuat perencanaan terkait ketenagakerjaan. Jangan sampai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri di daerah tidak sesuai dengan lulusan institusi pendidikan.

"Kalau itu sudah dilakukan dengan baik saya yakin kita bisa memastikan bahwa mereka yang usia produktif itu setelah mendapatkan pendidikan dan pelatihan bisa mendapatkan pekerjaan yang tepat," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Warsito menyoroti tingginya angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia. BPS mencatat, jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 5,32 persenatau 7,86 juta orang per Agustus 2023 dari total 147,71 juta angkatan kerja.

"Tentu angka ini menjadi penting untuk kita semua, meskipun trennya menurun. Karena kalau kita lihat TPT negara maju hampir semuanya di bawah 4 persen,"ucapnya.

Dia menerangkan TPT yang dimiliki Indonesia memiliki substansi yang berbeda dengan yang dimiliki oleh sejumlah negara maju tersebut. Menurutnya, TPT di Indonesia umumnya diakibatkan oleh adanya masyarakat yang belum bekerja, sedang kuliah/sekolah dan mencari kerja, baru lulus kuliah/sekolah dan baru mau mencari kerja, serta orang yang baru berhenti kerja, dan sedang ingin mencari pekerjaan baru.

"Sementara di negara maju, angka TPT dipengaruhi dengan dinamika perkembangan industri dan bisnis, yang memerlukan skilling, reskilling, dan upskilling yang baru, sebagai tanda dari ekonomi yang berkembang," terangnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.