Menperin Minta Pengusaha Ritel Pasarkan Produk Furnitur dan IKM Pangan
Kamis, 02 Mei 2024, 13:42 WIBJAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap pelaku usaha ritel ikut memasarkan produk produk furnitur dan IKM pangan. Tujuannya agar jangkauan pasar produk lokal semakin luas sehingga berdaya saing.
Hal ini disampaikan Menperin dalam acara Business Matching yang mempertemukan IKM Pangan dan Furnitur dengan para pelaku usaha ritel yang tergabung dalam Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo). Acara ini digelar di Plaza Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Kamis (2/5).
Menperin Agus melanjutkan, pertumbuhan ritel usai pandemi terus membaik. Hal ini menandakan daya beli masyarakat juga naik yang tentunya berpengaruh ke industri manufaktur.
"Kalau daya beli masyarakat tidak naik, tidak mungkin masyarakat mampu belanja yang pada akhirnya mempengaruhi industri ritel dan manufaktur," ucap Menperin dihadapan ratusan stakeholder yang hadir.
Menperin Business Matching ini membuka peluang pelaku IKM sehingga produk dapat dipasarkan lebih luas lagi. Semoga kegiatan yang baik ini tidak hanya dilakukan sekali, tapi juga dapat dilanjutkan ke menteri berikutnya. Siapapun menterinya ke depan, hal baik ini harus tetap dilanjutkan," ungkapnya
Pada kesempatan sama, Ketua Umum Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah menegaskan bahwa pihaknya siap menjembatani antara pelaku usaha dengan distributor.
Yang terpenting kata dia adalah pertemuan antara buyer dengan supplier. Setidaknya, kegiatan ini dapat menjadi perantara bagi buyer dengan supplier bisa saling mengenal dan bertemu.
"Sektor hilir dan hulu bisa bertemu ini adalah sesuatu yang jarang. Harapan kami nanti dimaksimalkan antara buyer dengan supplier atau dengan produsen bisa transaksi. Paling tidak hari ini berkenalan, kartu nama titip katalog atau sampel untuk follow up selanjutnya,"ujarnya
Hippindo berharap kegiatan ini dapat mendatangkan buyer lebih banyak lagi. Sebab sesuai dengan visi misinya membeli barang atau menggunakan produksi lokal. "Dengan begitu, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia,"paparnya
Adapun kegiatan ini diikuti sebanyak 65 pelaku IKM, dengan rincian 18 pelaku furnitur dan 47 pelaku IKM pangan. Sementara, untuk pengusaha ritel ada 23 perusahaan yang ikut serta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kelola KEK Maloy Lebih Serius, Kaltim Bidik Investasi Skala Besar
-
Enam Perusahaan Grup Astra dan Yayasan Astra Resmi Memulai Program IKM Development 2026 dalam Perkuat Rantai Pasok Industri Nasional
-
Perbaikan Tanggul Pemecah Gelombang di Pulau Kelapa Dua
-
Dua Lipa Gugat Samsung atas Pelanggaran Hak Penggunaan Gambarnya
-
OJK Siap Pidanakan Finfluencer Nakal, Salah Info Keuangan Bisa Berujung Penjara!
-
Kemenperin Berkolaborasi dengan Apple Academy Perkuat Ekosistem Digital RI
-
Pemerintah Kota Tangerang Perbaiki Sejumlah Titik Jalan Rusak di Perbatasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.