Militer Korsel: Korea Utara Pasang Ranjau di Jalan Antar-Korea di DMZ

Selasa, 30 Apr 2024, 12:12 WIB

SEOUL - Korea Utara telah memasang ranjau darat di jalan antar-Korea di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan kedua Korea, kata seorang pejabat militer Korea Selatan pada Senin (29/4).

Menurut laporan Yonhap, militer Korea Selatan mendeteksi Korea Utara memasang ranjau di jalan tak beraspal di dalam DMZ akhir tahun lalu di dekat Bukit Arrowhead di Cheorwon, 85 kilometer timur laut Seoul, menurut pejabat tersebut.

Ket. Foto: Tentara Korea Selatan berpatroli di Jalur Perdamaian DMZ di zona demiliterisasi di Goseong, Korea Selatan, 14 Juni 2019. — Sumber: AP/Ahn Young-joon

Jalur tersebut dibuat berdasarkan perjanjian militer antar-Korea pada tahun 2018 untuk menghubungkan Korea Selatan dan Korea Utara dalam upaya bersama untuk menggali sisa-sisa orang yang tewas di dekat bukit tersebut selama Perang Korea tahun 1950-53.

Ketika ditanya tentang konteks di balik tindakan Korea Utara, Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan menyatakan bahwa Korea Utara telah mengambil langkah-langkah untuk memulihkan tindakan militer yang dihentikan berdasarkan perjanjian tahun 2018 setelah membatalkannya pada bulan November lalu di tengah meningkatnya ketegangan hubungan.

Juru bicara JCS Kolonel Lee Sung-jun mengatakan dalam sebuah pengarahan rutin bahwa militer Korea Selatan mengambil tindakan yang "diperlukan", namun mengesampingkan pemasangan ranjau di jalan sebagai langkah yang proporsional.

Sejak membatalkan perjanjian yang dirancang untuk mengurangi ketegangan militer, Korea Utara telah memasang ranjau di semua jalan antara kedua Korea yang pernah dianggap sebagai simbol rekonsiliasi dan kerja sama antar-Korea.

Pada bulan Januari, pasukan Korea Utara terlihat memasang ranjau di dua jalan antar-Korea - jalan Gyeongui antara kota perbatasan barat Korea Selatan, Paju, dan jalan Kaesong dan jalan Donghae di Korea Utara di sepanjang pantai timur.

Bulan lalu, militer Korea Salatan juga mendeteksi Korea Utara mematikan puluhan lampu jalan di sepanjang kedua jalan tersebut.

Korea Utara juga terlihat membangun kembali pos-pos penjagaan di DMZ yang telah dibongkar berdasarkan kesepakatan tersebut.

Korea Selatan telah mengambil langkah-langkah untuk memulihkan pos-pos penjagaannya yang juga telah hancur, namun Lee menolak menjelaskan lebih lanjut, dengan alasan kemungkinan risiko terhadap keselamatan pasukan.

Desember lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyerukan penghapusan kebijakan yang telah berlangsung puluhan tahun yang mengupayakan unifikasi dengan Korea Selatan dan mendefinisikan hubungan mereka sebagai hubungan antara "dua negara yang saling bermusuhan."

Pada bulan Januari, Kim memberikan instruksi untuk mengambil tindakan "ketat" untuk memblokir semua saluran komunikasi antar-Korea di sepanjang perbatasan, seperti memutus jalur darat Gyeongui ke "tingkat yang tidak dapat diperbaiki lagi."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.