Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Orang Utan yang Tersasar di Kawasan Bandara Sampit Berhasil Dievakuasi

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 07:18 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Diduga kuat orang utan yang dievakuasi hari ini adalah orang utan yang sebelumnya muncul di dekat kantor BMKG," ujarnya.

Hutan yang berjarak kurang dari 1 kilometer dari bandara diduga merupakan habitat dari orang utan, terlebih petugas bandara setempat mengaku beberapa kali melihat kemunculan orang utan di lokasi tersebut.

Diduga pula, satwa itu masuk ke kawasan bandara untuk mencari makan, karena di bagian barat kawasan bandara terdapat kebun buah milik warga. Melihat cedera dari orang utan yang dievakuasi, Muriansyah menduga masih ada orang utan lain di hutan tersebut.

Dokter hewan Ketut Prasojo yang terlibat dalam evakuasi mengatakan diperlukan 2 ½ dosis obat bius untuk melumpuhkan orang utan selama proses evakuasi. Bius diberikan secara bertahap. Setengah dosis bius terakhir disuntikkan ketika proses pemeriksaan medis, lantaran orang utan mulai menunjukkan tanda-tanda siuman.

Hasil pemeriksaan fisik orang utan itu menunjukkan sejumlah bekas luka antara lain, dua ruas jari telunjuk tangan kanan patah, jari kelingking tangan kanan patah tetapi tidak sampai putus, telunjuk tangan kiri tidak bisa ditekuk, jempol kaki kiri patah.

Selanjutnya, kelingking kaki kiri patah tetapi tidak sampai putus dan terjadi penyembuhan alami yang membuat jari lebih pendek dan jari manis kaki kanan hanya tersisa satu ruas.

Terakhir, kelopak mata kiri sempat cedera tetapi mengalami penyembuhan alami yang tidak sempurna membuat mata kiri tertutup sebagian dan terus mengeluarkan lendir sehingga menyebabkan mata kiri hampir katarak.

"Kalau mata kirinya mau diselamatkan perlu dilakukan operasi, tapi untuk orang utan sebesar ini agak sulit pascaoperasinya. Jadi, keputusan nanti kami serahkan ke Kepala Balai," ucap Ketut.

Ketut menambahkan dilihat dari kondisi gigi orang utan yang sebagian aus dapat diketahui bahwa satwa tersebut sering mengkonsumsi daun muda dan kulit pohon, artinya habitat yang ditinggali satwa tersebut jarang terdapat pohon buah.

Adapun, bekas luka yang terdapat di tubuh satwa tersebut diduga akibat perkelahian dengan orang utan jantan lainnya. Karena orang utan termasuk satwa yang saling memperebutkan wilayah kekuasaan.

Sementara itu, Petugas Senior PKP-PK Bandara Haji Asan Sampit, Milianoor Safitri menyampaikan terima kasih kepada BKSDA Kalteng dan pihak yang terlibat dalam evakuasi orang utan.

Keberadaan orang utan di kawasan bandara disebut dapat mempengaruhi keamanan dan keselamatan aktivitas penerbangan, sehingga dengan dilaksanakan evakuasi ini pihaknya merasa lebih tenang dalam melaksanakan tugas ke depannya.

"Satu minggu terakhir sejak awal kemunculan orang utan memang tidak ada gangguan aktivitas penerbangan, tetapi kami tetap khawatir. Sehingga dengan dievakuasinya orang utan ini kami sangat berterima kasih kepada BKSDA," kata Milianoor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.