Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Simulasi Terbaru, Ilmuwan: Hujan Deras di Kawasan Teluk Mungkin Dipicu Perubahan Iklim

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasil Simulasi Terbaru, Ilmuwan: Hujan Deras di Kawasan Teluk Mungkin Dipicu Perubahan Iklim Doc: Antara/Xinhua
Ket. Arsip - Mobil-mobil terjebak banjir di Farwaniya, Kuwait, 2 Januari 2022.

Ankara - Para ilmuwan masih meneliti kemungkinan bahwa hujan lebat yang melanda kawasan Teluk pekan lalu diperparah oleh perubahan iklim.

Menurut CNN, 21 ilmuwan dari kelompok akademisi World Weather Attribution (WWA) telah mempelajari dampak perubahan iklim terhadap hujan deras yang mengganggu kehidupan warga di Oman, Uni Emirat Arab (UAE), Bahrain, dan Yaman.

Melalui simulasi komputer yang membandingkan peristiwa cuaca nyata dengan dunia fiksi tanpa perubahan iklim, para peneliti juga menganalisis tingkat curah hujan di negara-negara Teluk dalam beberapa tahun belakangan.

Mereka juga mendapati bahwa dalam satu hari saja, curah hujan yang turun mencapai 10-40 persen lebih banyak dibandingkan dengan bumi tanpa pemanasan global akibat penggunaan batu bara, minyak dan gas alam.

Berfokus pada kemungkinan bahwa curah hujan diperparah oleh perubahan iklim, para peneliti menyimpulkan bahwa fenomena cuaca El Nino yang menyebabkan peningkatan suhu, kemungkinan juga menjadi faktor utama.

Hujan deras dan banjir di kawasan Teluk pekan lalu berdampak negatif pada kehidupan masyarakat di Oman, UAE, Bahrain, dan Yaman.

Cuaca buruk menyebabkan penutupan bandara, mengganggu penerbangan, dan mengganggu ekonomi.

Pemerintah UEA pada 16 April mengumumkan bahwa negara itu mencatat curah hujan tertinggi dalam 75 tahun terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.