Pemkab Jayapura: Penerimaan DPRK Jalur Adat Masih Tunggu Peraturan Gubernur
Jumat, 26 Apr 2024, 17:58 WIBSENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua menyatakan penerimaan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota melalui jalur pengangkatan kursi adat masih menunggu peraturan gubernur (Pergub).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jayapura Abdul Hamid Toffir di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Jumat mengatakan,Pergub atau surat dari Gubernur Papua itulah yang menjadi dasar tahapan perekrutan dilakukan.
"Surat itu untuk membentuk sekretariat, setelah itu dibentuklah Panitia Pemilihan (Pampil) untuk memilih Panitia Seleksi (Pansel) yang akan diberikan SK oleh Provinsi dalam hal tersebut Pj Gubernur," katanya.
Menurut Hamid, setelah itu Pansel yang akan melakukan penjaringan calon anggota DPRK sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
"Tugas Panpel akan melakukan penjaringan calon anggota DPRK dari sembilan dewan adat suku (DAS) di Kabupaten Jayapura," ujarnya.
Dia menjelaskan, penjaringan anggota DPRK Kabupaten Jayapura terdapat delapan kursi yang merupakan perbandingan dari 30 kursi DPRD Kabupaten Jayapura dari hasil Pemilu 2024.
"Jadi untuk delapan kursi itu, perhitungannya, empat anggota DPRD banding satu anggota DPRK dari pengangkatan kursi jalur adat," katanya.
Dia menambahkan, dari delapan kursi DPRK yang siap dijaring oleh Pansel harus ada 30 persen perwakilan dari perempuan sesuai dengan amanat undang-undang nomor 21 tahun 2021 tentang otonomi khusus.
"Itu dilakukan dengan harapan perempuan juga harus berkontribusi dalam setiap pembangunan di Kabupaten Jayapura," ujarnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
OIKN Perkuat Patroli Udara Cegah Karhutla Meluas
-
Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak Mendatar, Pasar Cermati Sentimen Global dan Domestik
-
Korea Utara Resmikan Kapal Perusak AL Kedua Ketika AS dan Sekutu Gelar Latihan Militer
-
Bandara SMB II: Sebanyak 18 Penerbangan Batal akibat Erupsi Krakatau
-
Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar
-
Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta
-
Pemkot Tangerang Selatan Gencarkan Uji Emisi Gas Buang Kendaraan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.