Harga Minyak Turun, Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi AS Lebihi Kekhawatiran Situasi Timur Tengah

Kamis, 25 Apr 2024, 10:40 WIB

TOKYO - Harga minyak turun pada awal perdagangan Kamis (25/4) karena kekhawatiran terhadap potensi perlambatan perekonomian AS di tengah prospek penundaan penurunan suku bunga melebihi kekhawatiran atas risiko meluasnya konflik di Timur Tengah.

Minyak mentah berjangka Brent turun 9 sen, atau 0,1 persen, menjadi $86,95 per barel, dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 7 sen, atau 0,1 persen, menjadi $82,74 per barel. Kedua benchmark tersebut kehilangan kurang dari 1 persen pada Rabu.

Ket. Foto: Pemandangan udara memperlihatkan kapal tanker Vladimir Arsenyev di terminal minyak mentah Kozmino di pantai Teluk Nakhodka dekat kota pelabuhan Nakhodka, Russia 12 Agustus 2022. — Sumber: CNA/REUTERS/Tatiana Meel

"Ketegangan antara Iran dan Israel telah mereda, namun serangan Israel terhadap Gaza diperkirakan akan memburuk, dan risiko konflik menyebar ke negara-negara tetangga menjadi faktor yang menopang harga minyak," kata Toshitaka Tazawa, analis di Fujitomi Securities Co Ltd.

"Di sisi lain, penundaan penurunan suku bunga AS telah menjadi sumber kekhawatiran bagi perekonomian AS dan permintaan minyak mentah, yang membebani pasar minyak," ujarnya.

Pesawat-pesawat tempur Israel menggempur Jalur Gaza utara untuk hari kedua pada Rabu dalam serangan sengit yang telah menghancurkan ketenangan selama berminggu-minggu. Israel juga mengatakan pihaknya bergerak maju dengan rencana serangan habis-habisan terhadap Rafah di selatan.

Sementara itu, aktivitas bisnis AS menurun pada bulan April ke level terendah dalam empat bulan, dengan S&P Global mengatakan pada hari Selasa bahwa Indeks Output PMI Komposit, yang melacak sektor manufaktur dan jasa, turun menjadi 50,9 pada bulan ini dari 52,1 pada bulan Maret.

Bank Sentral AS (Federal Reserve) dihantui oleh serangkaian data inflasi dan lapangan kerja yang lebih kuat dari perkiraan, yang menunjukkan upaya untuk mengembalikan inflasi ke tingkat target bank sentral sebesar 2 persen telah terhenti atau berbalik arah.

Data produk domestik bruto AS dan pengeluaran konsumsi pribadi bulan Maret akhir pekan ini akan sangat penting bagi dolar dan upaya apa pun untuk mengukur jalur suku bunga AS.

Data Badan Informasi Energi (EIA) pada Rabu menunjukkan persediaan minyak mentah AS secara tak terduga turun pada minggu lalu karena lonjakan ekspor, sementara stok bensin turun lebih kecil dari perkiraan.

Stok minyak mentah merosot 6,4 juta barel menjadi 453,6 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 19 April, kata EIA, dibandingkan dengan ekspektasi dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan sebesar 825.000 barel.

"Data tersebut memberikan dorongan sementara pada harga minyak, namun tampaknya tidak bertahan lama," kata Tazawa dari Fujitomi.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.