Peta Jalan Pendidikan di IKN Selesai pada Mei

Senin, 22 Apr 2024, 00:01 WIB

PENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyusun peta jalan pendidikan untuk memajukan pendidikan Kota Nusantara, Ibu Kota negara baru Indonesia yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

"Kami sedang susun peta jalan pendidikan dan mungkin pertama kali di Indonesia ini ditargetkan selesai Mei 2024," kata Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat (Sosbudpemas) Otorita IKN, Alimuddin, di Penajam, Sabtu (20/4).

Ket. Foto: ALIMUDDIN Deputi Bidang Sosbudpemas Otorita IKN - OIKN ingin semua tenaga pengajar atau guru di kawasan Kota Nusantara menjadi guru penggerak — Sumber: ISTIMEWA

Seperti dikutip dari Antara, Alimuddin mengatakan kebijakan pemerintah pusat menyangkut sektor pendidikan yang sudah berjalan dan tergantung pada regulasi yang mengikat dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang tidak mungkin diubah sehingga disusun peta jalan pendidikan agar program dapat tepat sasaran.

OIKN, tambah Alimuddin, telah memberikan pembekalan peningkatan kapasitas guru dalam pembelajaran berpusat pada murid di kawasan Kota Nusantara bekerja sama dengan Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Timur, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Melalui pembelajaran itu, katanya, tenaga pendidik diberikan keleluasaan untuk membentuk sebuah peraturan yang baru, tetapi tidak bertentangan dengan filosofi atau landasan pendidikan di Indonesia. "OIKN ingin semua tenaga pengajar atau guru di kawasan Kota Nusantara menjadi guru penggerak," ujarnya.

Semua tenaga pendidik di kawasan Kota Nusantara, seperti di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat, di Kabupaten Kutai Kartanegara, juga memiliki kemampuan menjadi guru penggerak.

Merdeka Belajar

Kebijakan pendidikan Kota Nusantara, kata dia, menggunakan program merdeka belajar plus lebih padat dan simpel, sehingga peserta didik menjadi lebih baik dalam mendapatkan pembelajaran sekaligus untuk mengembangkan bakat serta minat.

"Kami dukung Ibu Kota negara baru Indonesia, tapi juga muncul kekhawatiran karena potret pendidikan yang ada di wilayah Kota Nusantara saat ini masih jauh dari harapan," ucap Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Provinsi Kalimantan Timur, Wiwik Setiawati.

Dia mengharapkan akses pendidikan, termasuk peningkatan kualitas guru di kawasan Kota Nusantara, sesuai harapan serta lebih baik dan maju.

Sebelumnya, OIKN berdialog dengan para tokoh adat di Kalimantan Timur sebagai upaya meningkatkan kebersamaan dan menyamakan persepsi terkait pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dalam pembangunan IKN.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif OIKN, Muhsin Palinrungi, mengatakan pertemuan dengan dengan para tokoh adat ini penting untuk mempererat hubungan dan komunikasi, dan memastikan pembangunan IKN berjalan lancar.

"Melalui kegiatan ini kami ingin seluruh tokoh adat di Kalimantan Timur dan Indonesia bersatu padu dalam kebersamaan untuk Indonesia yang kini sedang giat-giatnya membangun IKN," ujar Muhsin.

Menurut Muhsin, para tokoh adat memiliki peran penting dalam pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Mereka bertanggung jawab untuk memelihara nilai-nilai budaya setempat, yang tidak hanya penting untuk menjaga identitas, tetapi juga menjadi inti dari semangat pembangunan IKN itu sendiri.

"Nilai budaya nasional adalah roh dari pembangunan IKN sehingga harus tetap terjaga dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika," lanjut dia.

Sementara itu, Sultan Paser, YM Aji Muhammad Jarnawi, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pembangunan IKN. Dia menekankan pentingnya terciptanya simbiosis budaya yang menguntungkan bagi suku-suku di sekitar Nusantara sebagai bagian dari upaya pelibatan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.