Erupsi Gunung Ruang Akibatkan 14 Penerbangan di Bandara Hasanuddin Dibatalkan

Jumat, 19 Apr 2024, 20:56 WIB

Makassar - Sebanyak 14penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, di Maros, Sulawesi Selatan menuju Bandara Sam Ratulangi Manado terpaksa dibatalkan terkait dampak erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara pada Jumat 19 April 2024.

"Kemarin itu sampai delapan (penerbangan dibatalkan) karena faktor gangguan dari erupsi, jadi ini sudah 14 penerbangan (sampai hari ini). Penumpang diberi kesempatan untuk refund (pengembalian tiket) atau reschedule (jadwal ulang)," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Taochid Purnomo Hadi di bandara setempat, Maros, Jumat.

Ket. Foto: Suasana arus penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (19/4/2024). — Sumber: ANTARA Darwin Fatir

Ia mengatakan sejauh ini untuk rute penerbangan tujuan Manado, Sulawesi Utara, masih di tutup sementara waktu dan belum ada kepastian kapan akan dibuka mengingat kondisi tidak memungkinkan.

Kendati demikian, pihaknya meminta penumpang untuk bersabar atau menunda keberangkatan dan bisa mengembalikan tiket kepada maskapai penerbangan masing-masing.

"Manado sampai tadi pagi masih dinyatakan close (ditutup), karena paper tes menyatakan terdapat abu vulkanik di sekitaran bandara, maka bandara dinyatakan ditutup. Para airlines kami sudah ingatkan untuk tidak menjual lagi tiket ke Manado sementara waktu," paparnya.

Sedangkan untuk rute penerbangan hari ini ditunda, kata dia, ada enam penerbangan, namun mudah-mudahan di bandara lain tidak menerbangkan pesawat ke Manado karena dari informasi diterima telah ditutup sementara waktu.

Udin, salah seorang penumpang pesawat maskapai penerbangan Grup Lion Air di bandara setempat menuturkan, rencananya akan berangkat ke Ternate, namun tertunda karena adanya informasi Gunung Ruang di Manado erupsi dan mengganggu penerbangan.

"Mau ke Ternate, penundaan karena katanya ada erupsi, dampak dari Manado. Rencananya mau berangkat Jam 10 WITA, terpaksa harus menunggu. Belum tahu sampai kapan, tidak ada juga info," ucapnya.

Sampai saat ini puluhan penumpang masih menunggu kepastian keberangkatan, bahkan beberapa diantaranya mengajukan pengembalian tiket di loket maskapai penerbangan Lion Air dan Batik Air karena belum ada kepastian keberangkatan.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM melalui keterangan resmi di website magma.esdm.go.id, Jumat, 19 April 2024 terjadi erupsi puk 17.06 Wita.

Terpantau kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan. Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 400 meter di atas puncak.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.