Lantamal IX Ambon Lestarikan Lomba Perahu Belang

Senin, 15 Apr 2024, 21:46 WIB

AMBON - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX melestarikan budaya dan tradisi asli Maluku dengan menggelar lomba perahu belang atau Sai Pahari (panggayong manggurebe) di Pantai Hukehare Negeri (Desa) Tengah-Tengah Kecamatan Salahutu, Maluku.

"Kegiatan ini merupakan budaya dan tradisi yang harus terus dilestarikan para generasi muda saat ini," kata Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Senin.

Ket. Foto: Warga Negeri Tengah-Tengah Maluku Tengah saat menyambut Danantamal IX Ambon Brigjen Said Latuconsina. — Sumber: ANTARA/HO-Lantamal IX Ambon

Menurutnya, untuk memberikan nilai tambah, tradisi tersebut perlu dikemas secara profesional sebagai salah satu upaya mengembangkan pariwisata bahari.

"Sehingga membuka peluang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus mengenalkan budaya Negeri Tengah-Tengah melalui kegiatan tahunan. TNI Angkatan Laut melalui Lantamal IX siap mendukung kegiatan yang bernuasa bahari tersebut," kata Brigjen Said.

Apalagi kegiatan tersebut baru digelar kembali setelah lebih dari 30 tahun, dan baru dilaksanakan kembali pada dua tahun terakhir yang diikuti oleh 16 tim antarmarga dan antardusun di Negeri Tengah-Tengah.

Umumnya dalam lomba perahu belang sendiri setiap perahu belang memiliki panjang 40 meter, dan berkapasitas 36 orang, terdiri atas satu pemuka belang, satu juru mudi, dua juru kabata atau bahasa adat, dua orang penimba ruang air, dan 30 penumpang.

Brigjend Said berharap ke depan kegiatan lomba panggayong perahu belang itu dapat terus berkembang dan diperluas, sehingga dapat diikuti juga oleh peserta dari desa lain.

Pada kesempatan tersebut Danlantamal IX didampingi oleh Ketua Korcab IX DJA III Widiya Said Latuconsina serta dihadiri oleh Laksma TNI Efendi Maruapei yang saat ini menjabat sebagai Kaodmilti 1 Medan, yang merupakan putra asli Negeri Tengah-Tengah.

Sementara itu, Penjabat Bupati Maluku Tengah (Malteng) Rakib Sahubawa mengatakan, lomba perahu belang tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan wujud kebersamaan dan kekompakan masyarakat dalam melestarikan budaya lokal.

Selain menjadi bagian dari warisan budaya, kata Rakib Sahubawa,juga menjadi simbol kebersamaan dan kegigihan masyarakat Maluku.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.