Konsumsi SPKLU Naik Lima Kali Lipat

Senin, 15 Apr 2024, 11:09 WIB

JAKARTA - Pemerintah menyediakan 1.299 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 879 lokasi selama periode libur Lebaran 2024. Hal itu untuk mendukung kelancaran pengguna mobil listrik selama mudik dan arus balik libur Lebaran 2024.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Posko Nasional Sektor ESDM pada 2024, konsumsi SPKLU selama arus mudik tahun ini mengalami peningkatan hingga mencapai lima kali lipat jika dibandingkan dengan libur Hari Raya Idul Fitri tahun sebelumnya. Jumlah transaksi di SPKLU melonjak hingga lima kali lipat pada periode arus mudik 2024 dibandingkan dengan periode sama 2023 dari 906 transaksi menjadi lebih dari 4.500 transaksi.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sementara dari sisi konsumsi daya, pada periode arus mudik 2024 (hingga H-3 lebaran) ini bahkan meningkat 5,2 kali lipat dibandingkan periode arus mudik tahun 2023, yaitu dari 17 MWh menjadi lebih dari 92,4 MW.

"Untuk mendukung kelancaran mobilisasi selama masa Siaga RAFI 2024 sudah disiapkan SPKLU mulai dari kantor Unit Induk, Unit Pelaksana dan Jalur Tol serta beberapa hotel yang siap untuk mendukung kendaraan listrik EV (Electric Vehicle), saat ini sudah tersedia 1.299 SPKLU tersebar di 879 lokasi," ujar Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi di Jakarta, pekan lalu.

Ditambahkannya, untuk mengamankan pasokan konsumsi listrik penggunan kendaraan EV, PLN mengatur jarak rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 23 km, sementara jarak tempuh rata-rata EV mencapai 300-350 km. "Dengan pengaturan jarak ini pemudik akan sangat aman untuk mudik menggunakan EV," ujar Agus.

Transisi Energi

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menegaskan, pada musim mudik Lebaran tahun ini, PLN menambah 175 unit SPKLU yang tersebar di berbagai titik jalur mudik Jawa dan Sumatra. Lokasi sebaran SPKLU telah dipetakan dengan cermat, di jalur tol Trans Sumatra-Jawa misalnya, jarak rata-rata antar SPKLU sekitar 23 km.

Dia menambahkan kapasitas baterai mobil listrik paling kecil sebesar 39 kwh memiliki jarak tempuh 300 km, sehingga pengguna mobil listrik tidak perlu cemas untuk perjalanan jauh. "Sekarang, setiap rest area ada SPKLU yang siap melayani kebutuhan pemudik, ini adalah bukti PLN sangat siap mendukung peralihan pemudik dari kendaraan berbasis energi fosil ke energi listrik," ujar Darmawan.

Tidak hanya berfokus pada kendaraan listrik roda empat, PLN juga menyiapkan 1.839 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan 9.771 unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) bagi kendaraan listrik roda dua.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.