Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Garut Alihkan Kendaraan ke Jalur Alternatif untuk Atasi Macet

📅 Jumat, 12 Apr 2024, 04:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Garut Alihkan Kendaraan ke Jalur Alternatif untuk Atasi Macet Doc: ANTARA/HO-Polres Garut
Ket. Polisi mengatur arus lalu lintas saat diberlakukan satu arah menuju Lingkar Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (11/4/2024).

Garut - Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat mengalihkan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Garut ke jalur alternatif seperti Lingkar Kadungora dan Jalan Anwar Musaddadiyah untuk mengurai/mengatasi kemacetan di jalur utama Bandung-Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi membenarkan adanya pengalihan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Garut dengan memanfaatkan jalur alternatif Lingkar Kadungora agar laju kendaraan tetap bergerak.

"Kita alihkan melalui jalur Lingkar Kadungora untuk mengalirkan ke jalur Leles," kata Aang.

Ia menuturkan pengalihan arus kendaraan itu agar tidak terjadi kepadatan di jalur utama Bandung-Garut wilayah Kadungora maupun Leles.

Jalur Lingkar Kadungora itu, kata dia, cukup membantu untuk kelancaran arus lalu lintas kendaraan di jalur provinsi tersebut, sehingga laju kendaraan tetap bergerak.

"Di jalur itu disiagakan juga anggota untuk pengamanan," katanya.

Ia menyampaikan penggunaan jalur alternatif lainnya untuk mengurai kepadatan arus kendaraan juga dilakukan seperti Jalan Anwar Musaddadiyah dan Jalan Ibrahim Adjie.

Polisi yang bertugas di lapangan, kata dia, menggunakan jalur alternatif Jalan Anwar Musaddadiyah untuk mengurai arus kendaraan di jalur utama wilayah Tarogong.

Ia menyampaikan hari kedua Lebaran terpantau ramai arus kendaraan dari arah Bandung menuju Garut, mereka tidak hanya mudik tapi terpantau sudah mengarah ke sejumlah objek wisata di Garut.

Aang menyebutkan, upaya lain mengurai kepadatan dengan memberlakukan sistem satu arah untuk menguras arus kendaraan di jalan utama Bandung menuju Garut dengan mengalihkanke Lingkar Kadungora, dan Jalan Anwar Musaddadiyah.

"Jalur Kadungora dilaksanakan kegiatan 'one way' pada pukul 15.10-15.50 dari arah Bandung menuju Garut, untuk titik pending di Jalan Baru Kadungora untuk waktu 40 menit," katanya.

Ia menyampaikan pemberlakuan satu arah tidak hanya di Jalan Bandung-Garut, tapi dilakukan juga di jalan nasional lintas Limbangan-Malangbong yang tercatat sejak pagi sampai sore sudah 17 kali dilakukan satu arah.

"Cara bertindak 'one way' untuk menguras kendaraan agar lancar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.