Pemkot Gerak Cepat Atasi Banjir dan Longsor di Bitung
Selasa, 09 Apr 2024, 00:20 WIBManado - Pemerintah kota (pemkot) Bitung, Sulawesi Utara, berupaya bergerak lebih cepat atasi banjir dan longsor di kota itu.
"Saya menginstruksikan BPBD Kota Bitung, Damkar, juga perangkat daerah untuk menindaklanjuti masalah ini," kata Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, di Bitung, Senin.
Maurits mengatakan agar masyarakat tetap waspada dengan curah hujan yang tinggi saat ini.
Wali kota melakukan peninjauan lokasi banjir di Kelurahan Batu Putih Bawah, Ranowulu, Kota Bitung.
Dia mengimbau masyarakat agar segera hubungi 112 (bebas pulsa) untuk keadaan darurat.
Ia mengatakan hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kota Bitung pada Minggu (7/4). Peristiwa ini berdampak pada tujuh kecamatan yang ada di Kota Bitung sejak pukul 01.00 WITA.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung dan tim gabungan langsung terjun ke lokasi terdampak guna melakukan pendataan, memberikan bantuan makanan, dan melakukan pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat.
Tujuh kecamatan terdampak antara lain Kecamatan Lembeh Utara, Kecamatan Maesa, Kecamatan Madidir, Kecamatan Girian, Kecamatan Aertembaga, Kecamatan Ranowulu, dan Kecamatan Matuwari.
Berdasarkan data dari BNPB, sebanyak 550 Kepala Keluarga (KK) atau 1.786 jiwa warga yang berada di tujuh kecamatan tersebut terdampak.
Sebanyak 437 unit rumah terendam, lima rumah rusak berat, dan 11 rumah rusak sedang. Satu fasilitas pendidikan terdampak dan beberapa akses jalan tertimbun longsor.
Wali kota mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, mengingat saat ini sejumlah wilayah masih memasuki musim penghujan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Dulu Gundul, Kini Hutan Gunung Ciremai Nyaris Rimbun 100 Persen, Ini Rahasianya
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.