Asean Terus Dorong Penerapan 'Local Currency Transaction'

Selasa, 09 Apr 2024, 10:57 WIB

JAKARTA - Bank sentral dan kementerian keuangan di negara Asean sepakat melanjutkan tiga agenda prioritas dari Keketuaan Indonesia pada Asean 2023, salah satunya penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara di Asean. Kesepakatan tersebut mengemuka pada pelaksanaan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Asean atau the asean Finance Ministers' and Central Bank Governors Meeting (AFMGM) ke-11 di Luang Prabang, Laos.

"AFMGM merupakan wadah penting bagi dialog tingkat tinggi kerja sama bank sentral dan kementerian keuangan di kawasan untuk memperkuat solidaritas antara negara-negara ASEAN terutama di jalur integrasi keuangan," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono di Jakarta, Senin (8/4).

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Bank of Lao PDR (BOL) dan Lao PDR Ministry of Finance menjadi penyelenggara pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan dari 10 (sepuluh) negara anggota Asean, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Republik Demokratik Rakyat Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta. Turut hadir Timor Leste selaku observer.

Tiga agenda yang diinisiasi oleh Indonesia di Asean pada 2023 yang terus berlanjut tersebut, adalah perluasan kerja sama konektivitas pembayaran regional atau Regional Payment Connectivity (RPC), penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara di Asean atau Asean Local Currency Transaction (LCT), serta upaya Indonesia untuk melakukan penyempurnaan mandat komite kerja (Working Committee) Asean.

Pembayaran Regional

RPC yang diinisiasi oleh Bank Indonesia bertujuan untuk memfasilitasi pembayaran lintas negara yang lancar dan aman terus berkembang di bawah Keketuaan Asean Laos 2024. Hal tersebut ditandai dengan terus bertambahnya negara yang tertarik untuk bergabung dalam kerja sama konektivitas pembayaran regional.

Pada 3 April 2024, di sela-sela rangkaian AFMGM ke-11, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait RPC yang menandakan bergabungnya Laos sebagai negara kedelapan yang menjadi anggota dalam kerja sama RPC. Erwin menuturkan saat ini, negara yang telah bergabung dalam kerja sama RPC adalah Indonesia, Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Brunei, dan Laos.

Dalam rangkaian pertemuan AFMGM ke-11, kerangka kerja Asean LCT yang perumusannya diprakarsai oleh Bank Indonesia berhasil mendapatkan dukungan penuh dari negara-negara Asean. Hal itu diharapkan dapat mendorong peningkatan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi pembayaran lintas negara sehingga dapat bermanfaat bagi pelaku usaha untuk mengurangi biaya transaksi perdagangan, mendorong pendalaman pasar keuangan dalam mata uang lokal, serta mengurangi eksposur terhadap risiko nilai tukar.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.