Ada Apa Sampai Basarnas Kaltim Terbangkan 2 Pesawat Nirawak di saat Arus Mudik Lebaran
Minggu, 07 Apr 2024, 02:00 WIBBalikpapan - Basarnas Kalimantan Timur (Kaltim) menerbangkan dua pesawat tanpa awak aliasdroneuntuk memantau situasi arus mudik lebaran di wilayah setempat.
"Basarnas tetap siagakan personel walau ada teknologi, karena setiap arus mudik Lebaran selalu siapkan personel yang siagasearchandrescue," kata Kepala Basarnas Kaltim Dody Setiawan di Balikpapan, Sabtu.
Basarnas merupakan lembaga yang turut serta bertanggung jawab menyangkut keselamatan penumpang, terutama dalam situasi arus mudik Lebaran. ApalagiKaltim umumnya sangat rawan terjadi potensi SAR di kawasan perairan, karena Kaltim banyak memiliki jalur transportasi air untuk pergerakan arus mudik.
Karena itudrone thermalsangat cocok untuk melakukan pemantauan selain dari penggunaan peralatan utama SAR perairan.Droneitu terkoneksi langsung dengan Basarnas
Command Center (BCC) Basarnas pusat melalui jaringan internet.
Sehingga apabila ada yang membutuhkan untuk disambungkan bisa langsung diberikan, kata dia, seperti siaran langsung di stasiun televisi bisa langsung dikoneksikan.
Dronedengan modethermalitu di Basarnas digunakan untuk melakukan penilaian pemantauan pada pusat-pusat keramaian terlebih bila terjadi insiden.
Dengandronememungkinkan pengguna melihat dalam kondisi cahaya redup dan menembus penghalang seperti asap, kabut, dan debu, menjadikannya ideal untuk pengoperasian malam hari dan lingkungan yang menantang, serta peningkatan keamanan dan efisiensi.
"Dronedengan mode termal sebuah perkembangandroneyang digunakan untukmengawasi suatu daerah yang tidak dapat dilihat dengan mata," ujarnya.
"Kami siapkandroneitu di Balikpapan dan Samarinda yang memiliki potensi SAR yang cukup tinggi," tambahnya.
Dronedengan modethermaldigunakan juga saat liburan Lebaran khusus di tempat wisata, kata dia, warga Kota Balikpapan memilih berlibur di Pantai Manggar, Lamaru, dan lainnya dan potensi SAR sangat rawan terjadi seperti terpisah dengan keluarga hingga orang hilang.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Heboh "Marquez Curse" di Mandalika, Veda Ega Pratama: Kami Sama Sekali Tak Terpengaruh
-
Khitanan Massal Digelar Saat Libur Sekolah di Kota Solok
-
Masalah Pupuk Bersubsidi, Menko Pangan Jamin Tetap Aman untuk Petani
-
Russia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina, 9 Orang Tewas
-
Diusianya Ke 26 Tahun, Hukumonline Perluas Dampak Sosial Lewat AI Hukum
-
Jangan Tunggu Krisis! Daerah Rawan Pangan Harus Jadi Prioritas
-
Ratusan Siswa Ikuti Puncak Hari Anak Nasional Bertema Wujudkan Impian, Lestarikan Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.