Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Strategi 'Tripple Intervention' BI Gagal Menahan Depresiasi Rupiah

📅 Jumat, 05 Apr 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Beralih ke Produk Lokal

Manajer Riset Seknas Fitra, Badiul Hadi, mengatakan pemerintah perlu melakukan antisipasi dengan meniru strategi pemerintah AS merespons kontraksi ekonomi akibat melemahnya sektor jasa di negara ekonomi terbesar itu misalnya tapering off," kata Badiul.

Pemerintah juga perlu memperkuat ekonomi domestik dengan mengurangi pembelian barang-barang impor agar rupiah menguat karena konsumen beralih membeli produk dalam negeri atau produk lokal.

"Masyarakat juga harus didorong agar tidak menimbun atau membeli dollar, tetapi mengimbau mereka tetap menggunakan rupiah sebagai alat transaksi," tutup Badiul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.