Ayo Buruan Beli Karcis Kereta Api, Daop Jember Catat 46 Persen Tiket KA Lebaran Sudah Terjual

Sabtu, 30 Mar 2024, 00:06 WIB

Jember - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 46 persen dari total 192.808 tiket kereta api, yang disediakan untuk arus mudik dan balik Lebaran 2024 di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, sudah terjual.

"Sebanyak 89.272 tiket kereta telah dipesan atau terjual selama 22 hari masa angkutan Lebaran dari 31 Maret sampai 21 April 2024 untuk beberapa perjalanan KA di Daop 9 Jember," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember, Jatim, Jumat.

Menurutnya, jumlah pemesanan tiket kereta api di wilayah Daop 9 Jember terus meningkat menjelang di mulainya masa angkutan Lebaran 2024.

"Bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik dengan kereta api pada libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah masih terdapat 103.366 tempat duduk ke berbagai kota tujuan yang dapat dipesan," tuturnya.

Dari total tempat duduk yang masih bisa dipesan itu termasuk KA tambahan relasi Ketapang-Jember.

"Kereta api yang banyak diminati selama masa angkutan Lebaran 2024 di antaranya KA Probowangi tujuan Surabaya Gubeng, KA Sritanjung tujuan Lempuyangan dan KA Tawangalun tujuan Malang," katanya.

Selain itu, untuk KA kelas komersial seperti KARanggajati, KA Wijayakusuma, KA Blambangan Ekspres, KA Pandalungan, KA Logawa termasuk KA Mutiara Timur tiketnya masih cukup tersedia.

"Tanggal keberangkatan yang paling banyak dipesan masyarakat untuk mudik pada angkutan Lebaran adalah 5-11 April 2024, sedangkan untuk arus balik paling banyak diminati pada 12-15 April 2024," ujarnya.

Pada angkutan Lebaran 2024, lanjut dia, KAI Daop 9 Jember mengoperasikan 24 perjalanan kereta api dari yang sebelumnya hanya 20 perjalanan kereta api pada Lebaran 2023.

Tambahan perjalanan itu antara lain KA Mutiara Timur relasi Ketapang-Surabaya Pasar Turi PP dan KA Tambahan Ketapang-Jember PP untuk mengantisipasi meningkatnya penumpang lokal antara Jember dan Banyuwangi.

"Juga untuk memberi kemudahan angkutan lanjutan bagi penumpang KA Pandalungan relasi Jakarta-Jember yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi," katanya.

Apabila tiket KA pada tanggal favorit sudah tidak tersedia, maka calon penumpang dapat memilih alternatif tanggal atau KA lainnya atau menggunakan fitur connecting train yang tersedia di aplikasi Access by KAI.

"Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik pada Lebaran 2024, kami mengimbau untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tiket kereta," ujarnya.

Cahyo menjelaskan KAI berkomitmen untuk menyediakan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman selama Lebaran 2024.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.