Menkes Sebut Implementasi Nyamuk Ber-Wolbachia Mulai Bergulir Di Lima Kota
Jumat, 29 Mar 2024, 01:00 WIBJakarta - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan metode penanggulangan dengue menggunakan nyamuk ber-Wolbachia mulai bergulir di lima kota besar di Pulau Jawa.
"Sudah mulai dilakukan di Bandung, di Bontang, Kupang, Jakarta, satu lagi di Semarang," kata Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan Universitas Gadjah Mada, Yayasan Tahija dan Monesh University bekerja sama melakukan inovasi program penanggulangan dengue berteknologi nyamuk ber-Wolbachia selama kurang lebih 10 tahun.
Wolbachia adalah bakteri alami, simbion yang umum ditemukan di hewan arthropoda, dengan mekanisme menghambat replikasi virus dengue yang diperankan oleh Wolbachia.
Hasil penelitian tersebut mampu menurunkan 77 persen incidence rate (IR) dengue dan mengurangi risiko perawatan di rumah sakit sebesar 86 persen.
Atas pertimbangan itu, Kemenkes mengadopsi teknologi Wolbachia dengan menerbitkan Kepmenkes Nomor 1341 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pilot Project Teknologi Wolbachia di lima kota.
"Kita lakukan itu karena contohnya di Yogyakarta turun jauh. Dengue secara total naik di dunia karena pengaruh iklim," ujarnya.
Dikatakan Budi Yogyakarta sebagai lokasi perdana penerapan nyamuk ber-Wolbachia saat ini menjadi satu-satunya kota yang turun sejak Wolbachia diluncurkan.
Terkait penolakan implementasi Wolbachia di sejumlah daerah, Budi menyebut masyarakat tersebut merupakan kelompok yang sama dengan mereka yang menolak vaksin COVID-19 saat pandemi.
"Nah, ini juga teman-teman bantu didik masyarakat. Karena banyak sekali hoaks yang beredar ini buruk, ini apa, tapi kalau dilihat itu adalah kelompok yang sama yang bilang vaksin jangan dilakukan untuk COVID-19," katanya kepada wartawan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Di Jember, PTPN I Jaga Praja dan Ekonomi Petani Pemilik Lahan
-
Pendapatan DKI Jakarta Capai Rp29,29 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar
-
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Dominasi Sebagian Besar Wilayah Indonesia
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Doakan Keselamatan Bangsa di Zikir Kebangsaan Istiqlal
-
Sumedang Terus Perkuat Produktivitas Pertanian, meski Telah Surplus Beras
-
Pembangunan Berkelanjutan Butuh SDM Unggul
-
Pemerintah tetapkan tenor rumah subsidi hingga 40 tahun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.