Rupiah Merosot Karena Pasar Tunggu Isyarat Pemangkasan Fed Funds Rate
Kamis, 28 Mar 2024, 09:56 WIBJAKARTA -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada Kamis (28/3) dibuka merosot karena pelaku pasar menunggu isyarat pemangkasan suku bunga kebijakan Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate.
Pada awal perdagangan Kamis (28/3) pagi, rupiah tergelincir 23 poin atau 0,14 persen menjadi Rp15.881 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.858 per dolar AS.
"Pelemahan dapat terjadi karena para pedagang menanti isyarat lebih lanjut mengenai penurunan suku bunga The Fed," kata analis Finex Brahmantya Himawan di Jakarta, Kamis (28/3).
Pasar akan fokus terhadap rilisan angka Indeks Harga Belanja Personal (PCE) utama Amerika pada Jumat malam.
Data PCE akan menjadi kompas pergerakan dolar AS selanjutnya dan akan menjadi pedoman untuk pemangkasan suku bunga The Fed pada pertemuan selanjutnya. Data ini menjadi aktor utama berita ekonomi global pada pekan ini.
Sementara itu, kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029 melalui pemilihan umum (pemilu) 2024 dapat memberi sentimen positif bagi rupiah karena besar kemungkinan akan meneruskan program pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan dari Presiden RI Joko Widodo yang sebelumnya 5 persen meningkat dengan target 6-7 persen yang dipandang optimis bagi Indonesia sendiri.
Brahmantya memproyeksikan rupiah bergerak pada kisaran Rp15.825 per dolar AS sampai dengan Rp15.925 per dolar AS.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
BI Ungkap Kinerja QRIS Global di Bali, Nilainya Cukup Fantastis
-
Toleransi Antarumat Beragama Kediri Diperkuat lewat Edukasi
-
Iran Menegaskan Tidak akan Membuka Kembali Selat Hormuz Jika Angkatan Laut AS Tetap Melakukan Blokade
-
Psikolog: Korban Kecelakaan KA Berisiko Alami Gangguan PTSD, Trauma Healing Penting!
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.