Korlantas Antisipasi Pergerakan 70 Juta Kendaraan Saat Mudik Lebaran

Kamis, 28 Mar 2024, 09:31 WIB

JAKARTA - Korps Lalu Lintas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi pergerakan lebih kurang 70 juta kendaraan bermotor yang menggunakan jalur darat saat mudik dan balik Lebaran 2024 agar tidak terjadi perlambatan arus hingga mengakibatkan kemacetan.

"Yang perlu kami konsen yang menggunakan jalan itu hampir sekitar 60 juta hingga 70 juta lebih. Itu untuk gabungan antara sekitar 37 juta bus, mobil pribadi 35 juta, sepeda motor 31 juta. Ini yang perlu kami antisipasi," kata Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigadir Jenderal Polisi Raden Slamet Santoso dalam acara Diskusi Denpasar 12 bertajuk "Mudik Aman dan Nyaman Menyambut Idul Fitri 2024" diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (27/3).

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, sebanyak 193,6 juta orang diprediksi melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran tahun ini. Jumlah itumeningkat sekitar 52 persen dibandingkan Idul Fitri 2023 yang tercatat sekitar 123 juta orang.

Dari data tersebut, jika dilihat asal pemudik,lima daerah tertinggi berasal dari Jawa Timur hampir 31,3 juta orang, Jabodetabek 28,43 juta orang, Jawa Tengah 26,11 juta orang, Jawa Barat 22,79 juta orang, dan Sumatera Utara 10,67 juta orang.

Sedangkan daerah tujuan pemudik yang paling banyakmengarah ke Jawa Timur dengan perkiraan sekitar 61,6 juta orang, Jawa Tengah37,6 juta orang, Jawa Barat 32,1 juta orang, Daerah Istimewa Yogyakarta 11,7 juta orang, dan DKI Jakarta 6,4 juta orang.

"Moda transportasi yang banyak dipilih adalahkereta api sekitar 39,32 persen, dan lainnya, bus mobil pribadi serta sepeda motor,"kata Slamet.

Untuk mengantisipasi kemacetan itu, Polri mengerahkan 76.192 personel dari tingkat Mabes Polri danpolda jajaranyang diturunkan ke 5.784 pos pelayanan, pos pengamanan dan pos terpadu.

Pengerahan personel ini dalam Operasi Ketupat 2024 yang berlangsung selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April.

Rekayasa lalu lintas yang disiapkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB), yaknicontraflow(mengubah sebagian arah arus lalu lintas kendaraan di jalan yang sedang mengalami kemacetan) danone way(satu arah), khususnya pada ruastol Jakarta-Cikampek, Cipali dan Kalikangkung.

"Beberapa potensi kerawanan yang akan kami antisipasidi jalan tol tentunya perlambatan di segmen-segmen tertentu. Apalagi dengan jumlah potensi pergerakan dari Jakarta, khususnya ke arah timur dan barat yang cukup tinggi, potensi perlambatan, di pintu tol,bottle neck, rest area,dan perilaku pengemudi itu sendiri,"kata Slamet.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.