'Earth Hour' 2024 di KEK Mandalika Dukung Gerakan Hemat Energi

Minggu, 24 Mar 2024, 10:30 WIB

LOMBOK TENGAH - Peringatan Earth Hour (EH) 2024 yang digelar setiap tahun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai upaya mendukung gerakan mengurangi pemakaian listrik di kawasan setempat.

Asisten Derector Of Sales Pullman Lombok, Ni Made Agustini dalam keterangannya, Minggu (24/3), mengatakan, kegiatan yang digelar pada Sabtu (23/4) malam itu dilakukan dengan menyalakan lilin sebagai tanda aksi Earth Hour. Hal itu diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap perubahan iklim dengan mengurangi penggunaan listrik atau menggunakan listrik sesuai kebutuhan.

"Kami mematikan sejumlah lampu yang ada di kawasan hotel selama satu jam, mulai 20.00 WITA hingga 21.00 WITA sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung gerakan hemat energi tersebut," kata Asisten Derector Of Sales Pullman Lombok, Ni Made Agustin.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya juga mengundang para tamu hotel dan staf untuk sama-sama dalam mendukung kegiatan tersebut.

"Kami ingin meningkatkan kepedulian mereka untuk tetap menjaga bumi kita dan hemat dalam menggunakan listrik," katanya.

Ket. Foto: Wisatawan menyalakan lilin dalam kegiatan aksi Earth Hour di kawasan Hotel Pullman Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, Sabtu (23/03/2024). — Sumber: ANTARA/Akhyar Rosidi

Ia mengatakan, kondisi pemanas global saat ini cukup mulai dirasakan seperti adanya perubahan iklim yang mengakibatkan suhu udara terasa panas. Kegiatan Earth Hour di kawasan Mandalika ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan harapan bisa mengurangi pemanasan global.

"Semoga ini berdampak positif terhadap Mandalika maupun warga NTB pada umumnya," katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung gerakan ini dengan menggunakan listrik sesuai kebutuhan, karena hal itu sangat mendukung program gerakan hemat energi.

"Kalau tidak ada yang digunakan, lebih baik dimatikan. Itu cukup membantu meskipun listrik dimatikan satu jam," katanya.

Sebagai bentuk komitmen untuk tetap menjaga bumi, kata dia, pihaknya tidak memperkenankan penggunaan plastik untuk satu kali pakai, sehingga untuk air penyediaan air minum menggunakan botol kaca.

"Lilin yang disiapkan untuk acara malam ini sebanyak 200 lilin," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.