Distribusikan Konten Berita Tanpa Izin, Telegram Ditangguhkan di Spanyol

Minggu, 24 Mar 2024, 09:16 WIB

JAKARTA - Pengadilan Nasional Spanyol memerintahkan penyedia internet untuk menangguhkan penggunaan layanan pesan instan Telegram, sambil menunggu penyelidikan atas klaim pelanggaran hak cipta.

Keputusan hari Jumat (22/3) ini diambil setelah empat organisasi media terkemuka Spanyol - Mediaset, Atresmedia, Movistar, dan Egeda - mengajukan keluhan dengan alasan platform tersebut mengizinkan pengguna untuk mendistribusikan konten mereka tanpa izin.

Ket. Foto: Aplikasi Telegram ditampilkan di layar ponsel. — Sumber: RT/SOPA Images/Kontributor via Getty Images

Menurut media lokal, Hakim Santiago Pedraz meminta informasi tertentu dari pemilik Telegram sebagai bagian dari penyelidikan.Setelah permintaan itu tidak dipenuhi, dia memerintahkan akses ke aplikasi itu diblokir mulai Senin.Hakim menggambarkan tindakan tersebut sebagai"tindakan pencegahan"dan menyebut kurangnya kerja sama Telegram.Penangguhan tersebut diperkirakan akan berlangsung selama penyelidikan.

Surat kabar El Pais mengatakan sebagian besar Telegram masih dapat diakses di Spanyol, meskipun beberapa pengguna mulai melaporkan masalah dengan layanan tersebut sejak Jumat malam.

Keputusan itu mendapat kritik luas.Pengawas hak konsumen FACUA menyebutnya"sangat tidak proporsional"dan mengatakan bahwa pemblokiran layanan populer akan menyebabkan"kerusakan besar."

"Ini seperti mematikan internet karena ada situs yang secara ilegal meng-hosting konten berhak cipta, atau memutus seluruh sinyal televisi karena ada saluran yang melakukan pembajakan,"kata Sekretaris Jenderal FACUA Ruben Sanchez dalam sebuah pernyataan.

Fernando Suarez, presiden Dewan Umum Asosiasi Profesional Teknik Komputer di Spanyol, menyampaikan hal serupa, membandingkan penangguhan Telegram dengan"menutup sepenuhnya satu provinsi di negara kami karena ada kasus perdagangan atau pencurian narkoba di sana. wilayah."

Menurut survei yang dilakukan oleh regulator kompetisi independen CNMC, hampir 19% orang Spanyol menggunakan Telegram.

Telegram adalah layanan berbasis cloud yang memungkinkan pengguna bertukar pesan teks, berbagi file media, serta melakukan panggilan suara dan streaming langsung publik. Platform ini diluncurkan pada tahun 2013 oleh pengusaha kelahiran Russia Pavel Durov. Platform Ini mencapai 800 juta pengguna aktif pada tahun 2023, menurut situs berita industri Business of Apps.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.