Usut Tuntas, Komnas HAM Desak Polda Papua Tindak Tegas Pelaku Penembakan di Paniai

Sabtu, 23 Mar 2024, 00:18 WIB

Jayapura - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Perwakilan Papua mendesak kepolisian daerah setempat menindak tegas pelaku penembakan dua anggota Polri dan warga di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Rabu, 20 Maret 2024.

"Tetapi juga dengan memastikan tindakan anggota dalam upaya penegakan hukum tersebut dapat dilakukan secara profesional, objektif dan akuntabel serta menjunjung tinggi nilai-nilai dan prinsip hak asasi manusia (HAM)," kata Ketua Penegakan dan Pemajuan HAM Komnas HAM Perwakilan Papua Melchior Weruin di Jayapura, Jumat.

Menurut Weruin, Komnas HAMmemberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dan akan terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan berbagai pihak tentang pemantauan perkembangan dan upaya penegakan hukumnya.

"Kami juga meminta agar bupati Paniai berperan aktif dalam mendorong dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif dengan melibatkan seluruh pihak terkait, seperti tokoh adat masyarakat dan tokoh agama," ujarnya.

Dia menjelaskan Komnas HAM Papua juga mendesak kelompok sipil bersenjata untuk tidak melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa, harta benda dan mengakibatkan kondisi keamanan di Kabupaten Paniai menjadi tidak kondusif.

"Kami juga berharap gubernur Papua Tengah bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) setempat dapat memberi perhatian terhadap kasus kekerasan yang terus terjadi di daerah itu," katanya lagi.

Weruinmenambahkan penyelesaian kasus kekerasan di Kabupaten Paniai harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengevaluasi dan menertibkan keberadaan tambang ilegal.

"Diharapkan agar pemimpin daerah setempat lebih proaktif menyikapi situasi kekerasan di Kabupaten Paniai dan sekitarnya," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar PolisiIgnatius Benny Adi Prabowo mengatakan dua anggota Polri yang bertugas di Pos Polisi Ndeotadi 99, Baya Biru, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, meninggal dunia akibat terkena tembakan dari kelompok kriminal bersenjata.

Kasus penembakan yang terjadi pada Rabu (20/3) itumenewaskan dua orang anggota Polri, yaitu Bripda Arnaldobert dan Bripda Sandi Defrit, serta seorang warga sipil bernamaDani akibat luka aniaya.

"Selain itu, dua pucuk senjata api organik Polri jenis AK-47 dibawa kabur anggotaKKB," kata Bennydi Jayapura, Rabu (20/3).

Dari laporan yang diterima, lanjut Benny, terungkap insiden itu berawal saat personel Polri sedang melakukan pengamanan di Hellypad 99, tiba-tiba dari arah timur terdengar beberapa kali tembakan yang mengakibatkan gugurnya dua personel serta dicurinya dua pucuk senjata api jenis AK-47 .

"Diduga pelakunya adalah kelompok KKB pimpinan Aibon Kogoya dan saat ini anggota sedang melakukan pengusutan kasus tersebut," tambah Benny.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.