Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJS Kesehatan Mimika: Obat Malaria Biru Tak Lagi Ditanggung BPJS

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 13:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPJS Kesehatan Mimika: Obat Malaria Biru Tak Lagi Ditanggung BPJS Doc: ANTARA/Sakti Karuru
Ket. Ilustrasi - Petugas Puskesmas menunjukkan obat anti-malaria.

TIMIKA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menyatakan bahwa obat Dihydroartemisinin Piperaquine (DHP) Frimal atau yang lazim disebut masyarakat dengan obat malaria biru sudah tidak lagi ditanggung BPJS.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Mimika Ernesto Felix di Timika, Sabtu (23/3), mengatakan bahwa semua obat program pemerintah tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

"Obat program pemerintah memang tidak lagi kami tanggung, sebab telah disalurkan oleh pemerintah pusat ke pemerintah daerah," katanya.

Menurut Felix, DHP merupakan obat program pemerintah termasuk juga obat tuberkulosis (TBC) sudah tidak lagi ditanggung BPJS Kesehatan.

"Obat malaria yang biru merupakan obat program pemerintah, termasuk juga obat bagi penderita TBC yang juga tidak ditanggung BPJS Kesehatan," ujarnya.

Dia menjelaskan apabila obat telah ditanggung pemerintah maka tidak dapat lagi ditanggung BPJS, sehingga apabila pasien malaria pengguna BPJS Kesehatan berobat di klinik maka akan dikenakan pembayaran.

"Obat malaria yang dari pemerintah mungkin hanya dibagikan ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas sehingga swasta memesan sendiri dan ada pembayaran tersendiri," katanya lagi.

Dia menambahkan pada 2021 pemerintah membagikan obat malaria ke seluruh klinik, namun dalam dua tahun terakhir pemerintah tidak menjelaskan secara detail kemana obat tersebut dibagikan.

"Entah kenapa obat ini tidak dibagikan ke semua fasilitas kesehatan, apakah kosong atau mengalami keterbatasan stok, hal itu tidak bisa saya jawab," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.