Dirut Pupuk: Harga Gas Murah Percepat Capaian Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 19 Mar 2024, 11:12 WIB

JAKARTA - Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi menyebut bahwa program kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk industri berdampak langsung untuk pencapaian ketahanan pangan nasional.

"HGBT berimplikasi sangat penting untuk ketahanan pangan nasional," kata Rahmad di Jakarta, Senin (18/3).

Ket. Foto: Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi di Jakarta, Senin (18/3) menegaskan, harga gas murah untuk industri percepat capaian ketahanan pangan nasional — Sumber: istimewa

Selain itu, lanjutnya, kebijakan harga gas murah untuk industri memiliki multiplier effect yang sangat luas bagi ekonomi nasional.

"Kalau harga gas naik dampaknya pada harga pupuk naik, kalau harga pupuk naik maka tagihan pupuk subsidi juga akan meningkat, sedangkan untuk pupuk non subsidi harga yang dibeli petani juga meningkat. Kalau peningkatan harga pupuk lebih cepat dari harga komoditas sudah pasti akan mengurangi konsumsi pupuk dan sudah pasti pula menurunkan produktivitas," paparnya.

Oleh karena itu, ia berharap kebijakan HGBT yang akan berakhir pada Desember 2024 dapat dilanjutkan kembali.

"Kami sebagai BUMN, masyarakat dan petani semua menginginkan kebijakan HGBT diteruskan," terang Rahmad.

Sebelumnya, Ketua Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB), Yustinus Gunawan menyebut bahwa kebijakan HGBT sangat berdampak positif terhadap kinerja industri dan ekonomi nasional.

"Kebijakan HGBG berdampak positif, industri survive dan tumbuh dengan kontribusi peningkatan pajak, penambahan devisa dengan peningkatan ekspor dan penghematan devisa karena penurunan impor, peningkatan investasi dan penambahan serapan tenaga kerja," tutur Yustinus.

Menurutnya, kebijakan HGBT adalah keniscayaan, sesuatu yang tidak bisa tidak dilakukan untuk menjaga momentum industrialisasi dan menjaga kepercayaan investor yang sedang merealisasi pabrik-pabrik.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.