Pelajar Bekasi Diajak untuk Berhenti Lakukan Aksi Tawuran
Minggu, 17 Mar 2024, 05:34 WIBKabupaten Bekasi - Kepolisian Sektor Cikarang Pusat, Resor Metropolitan Bekasi mengajak segenap pelajar di daerah itu untuk berhenti melakukan aksi tawuran melalui imbauan 'Stop Tawuran' lewat media spanduk.
"Edukasi ini salah satu bagian upaya kami meredam tindak kekerasan pelajar yang kerap melakukan tawuran, sesuai instruksi pimpinan, terlebih ini Bulan Suci Ramadhan," kata Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Pusat Ajun Komisaris Polisi Usep Aramsyah di Cikarang, Sabtu.
Dia mengatakan pemasangan spanduk edukasi 'Stop Tawuran' ini dilakukan di sejumlah lokasi strategis yang menjadi titik potensi aksi tawuran serta di lingkungan-lingkungan sekolah dengan harapan dapat dilaksanakan dengan baik oleh para pelajar.
"Kami pasang spanduk di sejumlah titik desa antara lain di Desa Pasir Ranji, Desa Jayamukti, Desa Cicau, Desa Pasir Tanjung, Desa Sukamahi, juga di Desa Hegar Mukti. Di sekolah juga kami pasang, salah satunya di SMPN 2 Cikarang Pusat," katanya.
Usep menyebutkan bahwa pemasangan media edukasi berupa spanduk tersebut merupakan langkah untuk mengedukasi para pelajar tentang bahaya tawuran.
"Selain itu, kami juga melakukan edukasi terkait ancaman dan bahayanya jika para pelajar terlibat dalam aksi tawuran terlebih hingga menimbulkan korban jiwa," katanya.
Menurut dia langkah tersebut sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi aksi tawuran di kalangan pelajar atau remaja. Dengan pemasangan spanduk tersebut, pelajar atau remaja yang akan berangkat maupun pulang sekolah bisa melihat imbauan tentang bahaya terlibat tawuran.
"Dengan adanya spanduk imbauan ini, mereka setidaknya mendapatkan wawasan tentang risiko apa saja yang akan dialami jika terlibat dalam aksi tawuran," ucapnya.
Usep Aramsyah juga mengatakan para pelajar dan remaja merupakan cikal bakal penerus bangsa yang harus dijaga, diberikan perlindungan serta kenyamanan dalam menuntut ilmu. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bulan Ramadhan.
"Semoga di Bulan Suci Ramadhan ini tidak ada lagi tawuran-tawuran khususnya di wilayah hukum kami dan umumnya di seluruh wilayah NKRI. Mari bersama-sama menjaga kondusif wilayah karena tugas ini juga merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat," kata dia.
Berita Terkait:
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Sekolah Rakyat
-
CEO OpenAI Sam Altman Ubah Pandangan soal AI: “Tidak Akan Ada Kiamat Pekerjaan”, Ternyata Dampaknya Tak Seburuk yang Dikhawatirkan
-
KPK dan OJK Kolabosi Cegah Korupsi di Sektor Jasa Keuangan
-
Siap-siap Ditertibkan, Satpol PP Mataram Sisir Jalan Utama, Larang Pedagang Kurban Jualan di Fasilitas Umum
-
Pagi Ini Ayam Jantan Mulai Berkokok Lagi, Tanda-tanda Kebangkitan Prancis?
-
Jelang Puncak Perayaan Tri Suci Waisak, Para Biksu Ambil Air Berkah di Umbul Jumprit Temanggung
-
Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Pemerintahan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.