Kemenparekaf Siap Gaet Musisi Kelas Dunia Tampil di Indonesia

Sabtu, 16 Mar 2024, 11:52 WIB

JAKARTA - Kementerian Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) mengungkapkan upaya pemerintah dalam menggaet musisi kelas dunia untuk tampil di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Presiden Jokowi dan Menkomarves untuk melakukan update potensi penyelenggaraan kegiatan event dunia di Indonesia, bukan hanya musik tapi juga olahraga, dan event lainnya.

Ket. Foto: Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu (kiri) bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat menjelaskan terkait upaya pemerintah dalam menggaet musisi kelas dunia untuk tampil di Indonesia. — Sumber: istimewa

"Jadi kami langsung menindaklanjuti, kami mendapatkan informasi dari Australia, Jepang, dan dari Singapura. Pada 8 Maret 2024 yang lalu saya bertemu dengan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan sekaligus Pejabat Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Grace Fu, di dalamnya ada potensi kolaborasi untuk mendatangkan event berkelas internasional ke Indonesia," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.

Ia juga menjelaskan upaya pemerintah menggaet musisi kelas dunia untuk tampil di Indonesia di antaranya dengan memberikan kemudahan perizinan. Menurutnya, hadirnya Visa Music Performer yang merupakan terobosan Ditjen Imigrasi Kemenkumham dapat memudahkan perizinan musisi internasional melakukan konser di Indonesia dan memajukan industri musik Tanah Air.

"Berkaitan dengan Visa Music Performer dan juga ini terobosan Dirjen Imigrasi yang kita berikan applause dan apresiasi ke Pak Dirjen karena memudahkan perizinan musisi internasional untuk melakukan konser di Indonesia yang memajukan industri musik tanah air. Jadi ini ada visa single entry yang bisa didapatkan online, dan telah digunakan oleh Ed Sheeran, Coldplay, Twice, dan Jonas Brothers," katanya.

Upaya kedua, kata Sandiaga, melalui dana pendampingan. Sesuai arahan Presiden, pemerintah tengah membentuk Indonesia Tourism Fund yang menyiapkan Rp2 triliun untuk pendukungan penyelenggaraan event nasional dan internasional di Indonesia.

"Ini kita harapkan menjadi dana pendampingan yang mampu memfasilitasi dan memberikan insentif kunjungan musisi-musisi juga pelaku-pelaku ekonomi kreatif kelas dunia, termasuk event-event olahraga," katanya.

Selain itu, pemerintah juga melakukan akselerasi pelayanan perizinan event melalui digitalisasi. Pemerintah pun telah hadir dengan berkolaborasi secara multipihak dan lintas sektor termasuk pemda dan pihak-pihak pengamanan dalam penyelenggaraan event.

Terkait infrastruktur, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki berbagai venue yang mumpuni, seperti GBK, JIS, Ancol, Candi Prambanan, GWK, yang kini terus diperbaiki kekurangannya setelah penyelenggaraan konser yang lalu.

"Tapi pastikan ada ruang untuk perbaikan sehingga tidak macet ke sananya, keluarnya juga cepat dan semua mengacu kepada best practice dengan transportasi umum sebagai tulang punggung," kata Vinsensius.

Upaya selanjutnya, keselamatan dan keamanan. Menurutnya, ekosistem bisnis yang sehat dan peningkatan kualitas SDM sangat penting. Sehingga hal ini bisa menarik musisi kelas dunia seperti Coldplay, Jonas Brother, Ed Sheeran, untuk tampil di Indonesia, dan segera hadir Festival Hammersonic.

"Ini kita pastikan akan berlanjut dan bocorannya ada beberapa artis-artis besar yang akan ke Indonesia, ini masih belum bisa kita rilis karena pastinya masih difinalisasi di tahap akhir. Kita ingin kunjungan wisatawan mancanegara akan meningkatkan devisa negara," kata Vinsensius.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.