Cegah Banjir, Pemkab Demak Berharap Debit Air Dialirkan ke Sungai Juwana Ditambah

Sabtu, 16 Mar 2024, 00:09 WIB

Demak - Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, berharap penambahan debit air yang dialirkan ke Sungai Juwana melalui pintu Bendung Wilalungdengan menambah ketinggian pembukaan pintu untuk membantu mengurangi debit air di Sungai Wulan.

"Paling tidak, pembukaan pintu Bendung Wilalung atau dikenal sebagai Bangunan Pengendali Banjir Wilalung Lama (BPBWL) disamakan saat perbaikan tanggul kiri Sungai Wulan yang ada di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar," kata Bupati Demak Eisti'anah saat mengunjungi BPBWLdi perbatasan antara Kabupaten Demak dan Kudus, Jumat.

Apalagi, kata dia, Bendung Klambu juga melimpassehingga debit air kiriman menuju Sungai Wulan tentunya juga bertambah besar.

Debit air yang mengalir ke Sungai Wulan, kata dia, sudah cukup besar dan hampir rata dengan tanggul, sedangkan tanggul yang baru diperbaiki tentu belum sepenuhnya kuat karena usia tanggul belum lama.

Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian PUPR serta pengelola Bendung Wilalung karena kondisi tanggul Sungai Wulan hampir limpas.

Ia berharap, adanya debit air kiriman dari Bendung Klambu yang diperkirakan mencapai 1.100 milimeter per detik bisa dibantu dengan menambah debit air yang dialirkan ke Sungai Juwana.

"Kami juga berkoordinasi sampai kepala balai, namun di Sungai Juwana masih ada pekerjaan. Selain itu, curah hujan juga tinggi sehingga mempertimbangkan wilayah Pati dan Kudus," ujarnya.

Akhirnya, kata dia, pintu Bendung Wilalung nomor delapan dibuka dengan penambahan ketinggian 10 menjadi 45 cm, sedangkan saat perbaikan tanggul jebol pintu dibuka hingga 55 cm.

Berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) bahwa pintu nomor delapan sebagai pintu pembuang yang menuju Sungai Juwana untuk mengurangi beban di Sungai Wulan, maka dibuka maksimal 30 cm.

Akan tetapi, karena kondisi tanggul Sungai Wulan di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak juga belum lama, akhirnya ada penambahan untuk antisipasi limpas maupun tanggul jebol.

Akibat jeboltanggul kiri Sungai Wulan pada Februari 2024, tujuh desa di Kecamatan Karanganyar terdampak banjir serta akses Jalan Pantura Demak-Kudus lumpuh selama beberapa hari.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.