Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penjabat Bupati Bogor Temui Menpan RB Minta Tambahan Formasi ASN

📅 Jumat, 15 Mar 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjabat Bupati Bogor Temui Menpan RB Minta Tambahan Formasi ASN Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu bersama Menpan RB Abdullah Azwar Anas dalam Rakor Persiapan Pengadaan ASN di Jakarta, Kamis (14/3/2024).

Kabupaten Bogor - Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu meminta tambahan formasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas.

"Hari ini juga Pemkab Bogor menerima formasi tahun 2024, yang pengajuannya tentunya berdasarkan kebutuhan daerah," kata Asmawa usai menemui Azwar Anas dalam Rakor Persiapan Pengadaan ASN di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah PNS di lingkungan Pemkab Bogor mengalami pengurangan sebanyak 978 pegawai dalam setahun, dari 16.539 pegawai menjadi 15.561 pegawai. Sedangkan jumlah penduduk Kabupaten Bogor mencapai 5,4 juta jiwa.

Asmawa yang juga merupakan Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI mengungkapkan bahwa fokus rakor tersebut adalah bagaimana reformasi birokrasi dapat memberikan dampak yang baik untuk masyarakat.

Sementara, MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, Presiden Joko Widodo telah menetapkan formasi dalam rangka penyelesaian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun tenaga non-ASN.

Kemudian, kata dia, Jokowi juga sering mengingatkan dirinya untuk bergerak demi kepentingan reformasi birokrasi yang berdampak.

"Kita boleh sibuk tapi harus juga menghasilkan dampak yang bermanfaat bagi masyarakat. Kita tidak boleh terjebak di tumpukan kertas yang kadang kita sibuk dengan laporan tapi dampaknya belum besar dirasakan masyarakat," ungkap Azwar Anas.

Ia mengungkapkan, Presiden juga berharap ASN bisa masuk pada fase lincah melayani masyarakat, sehingga program digitalisasi nanti akan menjadi program yang penting untuk dilanjutkan.

Azwar Anas memastikan birokrasi ke depan harus semakin profesional, sehingga, kata dia, rekrutmen tahun ini sangat penting.

"Agar mendorong birokrat yang profesional salah satunya terkait talenta digital, untuk membantu percepatan birokrasi yang lincah dan berdampak," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.