Warga Manggarai Timur Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

Kamis, 14 Mar 2024, 00:02 WIB

Labuan Bajo - Kapolres Manggarai Timur Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) AKBP Suryanto mengimbau warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam di daerah tersebut.

"Penting sekali kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang terjadi dimana dampaknya sangat buruk bagi keselamatan," katanya dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai, Rabu (13/3/2024).

Ket. Foto: Kapolres Manggarai Timur AKBP Suryanto. — Sumber: ANTARA/HO-HUMAS Polres Manggarai Timur

Dia meminta warga untuk menjauhi daerah dengan resiko banjir seperti sungai, sungai kecil atau daerah aliran sungai.

Lebih lanjut ia juga meminta warga untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari sumber terpercaya.

"Sehubungan dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini diimbau kepada seluruh masyarakat Manggarai Timur untuk sementara waktu tidak melaut atau menangkap ikan sampai cuaca kembali normal," katanya.

Menurut dia warga juga harus meningkatkan kekompakan dan selalu menjalin koordinasi dengan sesama warga dan pihak terkait bila terjadi bencana alam akibat cuaca ekstrem.

"Kepolisian siap memberikan bantuan dan koordinasi dalam rangka menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi," katanya.

Sebelumnya Penjabat Bupati Manggarai Timur Boni Hasudungan juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk siap siaga mengantisipasi dan menangani bencana alam di daerah itu.

Hal tersebut disampaikan karena selama dua hari terakhir 11-12 Maret 2024, di daerah itu mengalami cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang membuat sejumlah wilayah terendam banjir.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 14 Maret 2024.

"Diharapkan masyarakat tidak panik dan lebih mengantisipasi dampak yang ditimbulkan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek di Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan disebabkan adanya pusaran angin masuk atau Sirkulasi Siklonik di bagian Barat Daya Australia, sehingga membentuk daerah perlambatan, pertemuan, dan belokan angin di wilayah NTT.

Selain itu, kondisi dinamika atmosfer juga didukung dengan aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Equatorial Rossby, serta hangatnya suhu permukaan laut dan kelembapan yang cukup basah di tiap lapisan atmosfer.

Hal itu mengindikasikan pasokan uap air di wilayah NTT cukup signifikan mendukung terjadinya peningkatan pertumbuhan awan hujan yang cukup intensif.

"Sehingga, menyebabkan wilayah NTT berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat, bahkan hujan ekstrem yang disertai petir dan angin kencang," kata Sti.

Potensi cuaca ekstrem ini, ucap Sti, dapat menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan ekstrem, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.