Kementan Tangani Kasus Anthrax di Gunung Kidul
Rabu, 13 Mar 2024, 11:21 WIBJAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) merespons laporan kasus Anthrax di Kabupaten Sleman dan Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada 8 Maret 2024. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan telah menurunkan tim ke lokasi kejadian.
"Tim kami dari Balai Besar Veteriner Wates telah melakukan investigasi dan pengujian laboratorium dengan hasil positif anthrax dari sampel
darah sapi dan tanah yang berasal dari desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul dan sampel tanah dari desa Gayamharjo, kecamatan Prambanan, Sleman," ungkap Dirjen PKH Kementan, Nasrullah di Jakarta, Selasa (12/3).
Untuk mencegah tambahan kasus, Nasrullah menyampaikan Kementan segera mengirimkan bantuan berupa vaksin sebanyak 1.000 dosis, 100 botol antibiotik dan 1.000 botol vitamin untuk diberikan ke ternak di wilayah terdampak di DIY.
"Bantuan tersebut akan disalurkan untuk penanganan kejadian anthrax yang dilaporkan dari Sleman, Gunung Kidul dan wilayah terancam lainnya," tambahnya.
Sementara itu, terkait adanya kasus anthrax pada masyarakat seperti di pemberitaan media, Direktur Kesehatan Hewan Kementan Nuryani Zainuddin menerangkan anthrax ini merupakan salah satu penyakit hewan yang dapat menular ke manusia (zoonosis).
"Saya minta masyarakat tetap waspada, dan tidak menjual dan memotong hewan sakit apalagi mengkonsumsinya," pinta Nuryani.
Menurutnya, adanya kasus anthrax pada masyarakat disebabkan karena mereka mengkonsumsi ternak yang sakit dan dicurigai anthrax.
"Alhamdulillah, kasus pada masyarakat tersebut telah mendapatkan penanganan dari Puskesmas Prambanan," imbuhnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
KNPS Jakarta Dorong Percepatan Penurunan “Stunting”
-
TNI Pulihkan Fasilitas SDN di Tapanuli Tengah Pascabanjir Susulan
-
23 Ribu Kendaraan di Jakarta Sudah Diuji Emisi pada Awal 2026
-
BI Umumkan Penyesuaian Kegiatan Operasional Selama Libur Lebaran 2026
-
Kementan Gandeng Pemda Magetan Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat
-
Singkawang Jadikan Perayaan Cap Go Meh sebagai Sarana Perkokoh Keharmonisan dan Keberagaman
-
Parade Ogoh-Ogoh Sanur Metangi 2026 Sambut Nyepi dan Promosikan Seni Budaya Bali
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.