Harga Emas Turun, Ternyata Ini Penyebabnya
Rabu, 13 Mar 2024, 06:30 WIBJakarta - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan pada Selasa (Rabu pagi) karena penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) dan imbal hasil surat hutang pemerintah AS.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April tercatat menurun 22,50 dolar AS atau 1,03 persen menjadi ditutup pada 2.166,10 dolar AS per ounce.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (12/3) bahwa Consumer Price Index (CPI) pada Februari mengalami peningkatan 0,4 persen dan 3,2 persen dari tahun lalu. Kenaikan bulanan sesuai ekspektasi, tetapi secara tahunan sedikit di atas perkiraan, yakni 3,1 persen.
Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat membuat Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama, setidaknya hingga pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) pada bulan Juni. Hal tersebut mendorong aksi ambil untung di pasar emas.
Untuk indeks sentimen bulanan National Federation of Independent Business mengalami penurunan ke level terendah sejak Mei karena kekhawatiran terus-menerus seputar inflasi menjadi 89,4 pada Februari dari 89,9 pada Januari.
Terkait logam mulia perak, untuk pengiriman Mei menurun 32,10 sen atau 1,30 persen menjadi ditutup pada 24.394 dolar AS per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April menurun 12,30 dolar AS atau 1,31 persen ditutup menjadi 928,20 dolar AS per ounce.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Baru Saja Terjadi! Sulawesi Utara Dihantam Gempa Magnitudo 6,2, Ini Titik Pusatnya
-
Harga Emas Antam Pagi Ini Naik Rp11.000 Jadi Rp2.651.000/Gram
-
Asik, Fun Asia Expo Indonesia Kembali Hadir di JIEXPO Kemayoran pada 5-6 Agustus
-
Dekranasda Banda Aceh Gelar Pelatihan Bordir untuk Tembus Pasar Internasional
-
Bapanas Ajak Pemda Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan
-
Kemendag: Harga Patokan Ekspor Emas Naik Seiring Peningkatan Permintaan Global
-
Jelang Laga Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Norwegia Tak Gentar dengan Nama Besar Brasil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.